BANYUASIN, Buana Indonesia- Ketua Lembaga Sriwijaya Sumatera Selatan Emir Tono mempertanyakan terkait Rapat Paripurna Istimewa Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin yang akan dilaksanakan tanggal 14 Agustus 2013 yang tanpa melakukan Badan Musawarah (Banmus) DPRD Senin (12/08)
Emir mengatakan dengan tidak melakukan banwas itu maka aneh jika rapat paripurna Istimewa masih akan berlangsung sementra rapat yang sudah di jadwalkan Jumat tanggal 9 agustus 2013,Namun tidak satupun anggota banmus yang jumlahnya 23 orang hadir dalam rapat banmus tersebut.
Dengan tidak melakukan banmus itu maka aneh jika rapat paripurna Istimewa masih akan berlangsung sementra rapat yang sudah di jatwalkan Jumat tanggal 9 agustus 2013,Namun tidak satupun anggota banmus yang jumlahnya 23 orang hadir dalam rapat banmus tersebut. “Katanya
Terpisah Arkoni dua wakil pimpinan DPRD Banyuasin dikantornya mengatakan bahwa benar apa yang dikatakan Emir ketua LS3. Pada rapat itu tidak satu pun anggota Banmus yang hadir
Memang ada satu anggota banmus yang datang tapi dia mengurus surat pengunduran diri dari DPRD .Bukan untuk hadir rapat banwas.
“Memang ada satu anggota banmus yang datang tapi dia mengurus surat pengunduran diri dari DPRD .Bukan untuk hadir rapat banwas.”Katanya Arkoni
Arkoni juga mengatakan bahwa permasalan ini tidak menutup kemungkinan akan di bawa keranah hukum dan Badan Kehormatan DPRD
Sumentara itu Askolani mengatakan bahwa sejak awal mekanisme Pengusulan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih sudah mulai melanggar mekanisme yang ada.
Semestinya kami para ketua rapat dulu,yang terjadi pengusulan itu diam-diam.sehingga masalah ini kami pertanyakan beberapa saat lalu pada kementrian dalan negeri,kata Askolani
Saat prihal itu di kompirmasikan pada Jakaria wakil ketua DPRD Banyuasin melalu SMS mengatakan Rapat banmus itu sudah dilaksanakan Jumat itu,tetepi masih mau dikompirmasi dengan Ketua Jadi maaf belum bisa ngasih imfo lebih jelas katanya (jns)







