
MUSI BANYUASIN, Buana Indonesia – Lubang dengan diameter berkisar 70 centimeter, kedalaman satu meter lebih tanpak menganga di tengah jalan simpang tiga Desa Sidorejo, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, Seolah dibiarkan begitu saja.
Pengamatan media ini, lubang berada persis di atas gorong-gorong yang membelah jalan lintas Keluang. Lubang ini dianggap membahayakan, karena posisinya berada tepat di persimpangan atau sekitar 500 meter dari Mapolsek Keluang. Dilihat dari fisiknya, keberadaan gorong-gorong ini sudah tidak kuat lagi menahan gerusan air yang datang saat turun hujan. Akibatnya, bagian bawah gorong-gorong tersebut amblas hingga
menimbulkan lubang di aspal.
Rohmat, salah seorang warga setempat mengatakan, jalan tersebut belum genap setahun dibangun. Pada musim kemarau jalan ini nampak kelihatan kuat. Namun belum lama diterpa hujan sudah rusak lagi. “Jalan ini diperbaiki sebelum Pilkada dua bulan lalu. Tapi lihat sendiri keadaannya sekarng hancur begini,” ujarnya.
Ketua RT15 Keluang, Daryono mengatakan, sudah seharusnya gorong-gorong tempat saluran air ini diperlebar. Dengan begitu, paling tidak tekanan air yang datang tidak terlalu besar. “Got ini terlalu kecil Pak. Jadi waktu hujan air tidak leluasa mengalir. Akibatnya rumah kami yang di sekitar ini kerap kebanjiran, “kata Daryono.
Kerusakan jalan nampak terlihat di jalan lintas Sekayu-Keluang, tepatnya di wilayah Desa Teladan. Di sini ada dua titik jalan yang terbilang parah, hingga membuat kendaraan sulit melintas. (bi)







