Bupati Garut Melepas Peserta Bintek Pengelolaan Keuangan Desa

7.038 dilihat

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Sebanyak 230 perangkat desa dari 100 desa yang ada di kabupaten Garut mengikuti Bimbingan Teknik pengelolaan keuangan desa yang dipusatkan di kota Bandung.

Peserta Bintek di lepas oleh Bupati Garut H Rudy Gunawan di halaman Gedung Pendopo kabupaten Garut, Selasa 24 Mei 2022, hadir pula Asda 1 H Suherman, Kepala DPMD H Wawan Nurdin, Ketua Apdesi Jabar H Dede Kusdinar, Ketua Apdesi Garut H Isep Basir, Kabid Pemdes Idad Badrudin, para kepala desa dan peserta Bintek.

Advertisement

Dalam amanatnya Bupati Garut menyampaikan, mengelola keuangan desa merupakan hal yang sangat pital, karena menyangkut anggaran negara san bisa berimplementasi terhadap hukum.

” Untuk itu diera digitalisasi saat ini, sangat lah penting menguasai ilmu mengelola keuangan , salah satunya dengan mengikuti Bimbingan teknik yang akan dilaksanakan mulai hari ini” kata Bupati Garut.

Perlu diketahui lanjut Bupati, mengelola keuangan negara yang ada di desa, tidak jauh berbeda dengan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah.

” Saya sama dengan kepala desa tidak mempunyai kewenangan mengelola keuangan karena kita sudah melimpahkan, bupati adalah penanggungjawab tertinggi keuangan daerah, kepada desa penanggungjawab tertinggi keuangan desa,Bupati tanggal 30 Desember telah melimpahkan kewenangan itu kepada Pejabat Pengelola Keuangan Daerah, dilimpahkan kepada Pengguna Anggaran (PA) para Kepala Dinas, dan menunjuk Bendahara, ini merupakan bagian bagaimana kita harus paham masalah itu, makanya saudara harus paham pengelolaan keuangan desa, untuk bisa paham maka harus mengadakan pendidikan dan pelatihan” papar Bupati Rudy.

Untuk itu lanjutnya, nanti Pemkab melalui DPMD dan Apdesi meminta kepada kepala desa agar jangan ragu – ragu mengeluarkan anggaran bagi peningkatan aparatur desa.

” Keluarkan sesuai dengan peraturan yang berlaku” harapnya.

Sementara Ketua Umum Apdesi Jabar Dede Kusdinar saat di temui sejumlah media menyampaikan kegiatan bimtek yang dilaksanakan oleh para perangkat desa ini bertujuan untuk meningkatkan tata Kelola keuangan Desa.

“ Ini diikuti baru 100 Desa dikabupaten Garut, setiap Desa ada yang memberangkatkan perangkatnya 3 orang, 2 orang atau satu orang. Jadi yang berangkat untuk ikut bimtek saat ini sekitar 230 Peserta,” jelasnya

Lanjut disampaikan. Out put dari Bimtek tersebut nantinya para peserta akan memperoleh sertifikat dari lembaga yang sudah disediakan oleh Kemendagri

Advertisement