Bupati Garut Sambut BRIN, Kolaborasi Riset Didorong untuk Percepat Pembangunan Daerah

4.097 dilihat

 

Advertisement

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT  – Pemerintah Kabupaten Garut terus memperluas jejaring kerja sama strategis dalam rangka memperkuat pembangunan berbasis inovasi. Salah satunya ditunjukkan melalui kunjungan kerja jajaran Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang diterima langsung di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Rabu (8/4/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara Pemkab Garut dan BRIN, khususnya dalam mendukung peningkatan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) melalui pemanfaatan program riset dan inovasi nasional.

Kunjungan ini dipimpin Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi BRIN Prof. Agus Haryono, didampingi sejumlah pejabat BRIN, di antaranya Direktur Tata Kelola Perizinan Riset dan Inovasi dan Otoritas Ilmiah Mila Kencana, Direktur Repositori, Multi Media dan Penerbitan Ilmiah Hendro Subagyo, serta Direktur Pendanaan Riset dan Inovasi Raden Arthur Ario Lelono. Hadir pula perwakilan SKPD di lingkungan Pemkab Garut.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan BRIN dan menilai kolaborasi ini menjadi peluang besar untuk mempercepat kemajuan Garut melalui pendekatan riset yang terukur dan inovasi yang berkelanjutan.

Ia juga menyinggung program Wirahebat yang telah berjalan hingga angkatan ketiga sebagai salah satu bentuk penguatan kewirausahaan lokal. Bupati menyatakan Pemkab Garut terbuka untuk mengadaptasi program tersebut agar selaras dengan skema serta mekanisme yang berlaku di BRIN.

“Nanti juga kita tunggu arahan bapak seperti apa, dan kami tidak keberatan dimodifikasi sesuai dengan kode format yang ada di BRIN,” ujar Bupati.

Menurutnya, pengembangan kewirausahaan di Garut tidak cukup hanya mengandalkan dukungan permodalan, tetapi juga harus dibarengi dengan pembentukan ekosistem usaha yang kuat dan terintegrasi. Untuk itu, ia berharap adanya komunikasi yang intensif serta pola kolaborasi dua arah antara Pemkab Garut dan BRIN.

Sementara itu, Prof. Agus Haryono mengapresiasi capaian Kabupaten Garut yang berhasil meningkatkan nilai IDSD secara signifikan pada tahun sebelumnya. Ia menegaskan bahwa IDSD memiliki kaitan erat dengan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam arahannya, Agus juga mendorong Garut untuk memperluas sektor inovasi. Jika selama ini inovasi lebih banyak terfokus pada sektor pangan, BRIN berharap Kabupaten Garut mulai mengembangkan riset dan inovasi pada sektor energi, mengingat kondisi geopolitik global yang berdampak pada melonjaknya harga energi.

“Memang paling banyak pak bupati ini topiknya adalah pangan tapi kami harap produk-produk yang lain, yang energi terutama ya, karena sekarang ini dengan adanya geopolitik di timur tengah harga energi semakin mahal,” ungkapnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan, sehingga berbagai program riset nasional dapat diimplementasikan secara nyata untuk mendukung kebijakan pembangunan di Kabupaten Garut.

Advertisement