Dana BLSM Untuk Siswa / i Miskin SDN 2 Gajah Mati, Diduga Tidak Tepat Sasara

3.415 dilihat

MUSI BANYUASIN, Buanaindonesia.com– Pembagian dana BLSM untuk siswa / i yang kurang mampu di Sekolah Dasar Negeri 2 Gajah Mati, desa Gajah Mada ( desa pemekaran) kecamatan Babat Supat kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan. Menuai Protes, pasal nya pembagian dana tersebut 50%dinilai oleh orang tua siswa tidak tepat sasaran,siswa yang tergolong orang tua nya mampu punya kebun sawit dan karet, bahkan ada yang punya 3 mobil kebun sawit dan karet lebih dari 2 kapling dapat dana BLSM. Semantara beberapa siswa/ i orang tua nya miskin, upahan motong (nyadap) karet  tidak dapa dana BLSM. Bahkan tidak punya ibu / bapak. eronisnya lagi kepala Sekolah Dasar Negeri 2 Gajah Mati, tidak tauh siapa yang mendata siswa siswi tersebut.

DS (25) salah satu orang tua murid sekolah dasar negeri 2 Gajah Mati mengatakan, pembagian dana BLSM untuk siswa siswi yang kurang mampu tidak tepat sasaran,

Advertisement

“masak dari 29 orang murid yang akan mendapatkan dana blsm itu. Ada 15 murid yang tidak layak menerimah dana bantuan tersebut, karena orang tua murid tergolong mampu, rata rata punya rumah besar , kebun, bahkan ada berapa orang diantaranya punya tiga mobil dan kebunnya lebih dari dua kapling. semantara anak murid yang benar benar layak dibantu tidak diberikan. seperti, Tiara monika, Rizky, Amdia agustin tidak punya kebun, motong karet paroan tidak di berikan,data saya ini dàpat di pertagüng jawabkan” teganya sambil menjelaskan nama nama orang tua yang benar benar miskin, belum lama ini

DS juga mengàtakan, sewaktu dirinya mempertanyakan kepada kepala sekolah tentang pendataan siswa / siswi yang kurang beruntung, jawabnya  tidak tauh siapa yang mendatanya. Bahkan dia melontarkan kata “awas kalau sampai wartawan dan lsm kesini ” katanya.

Lebih lanjut beberapa orang tua murid mengatakan rapat membahas tentang bantuan dana BLSM tersebut menimbulkan 2 obsi, pilihan Pertama dana tersebut tidak usah diterima/ kembalikan, obsi ke 2 semua murid menerimah dana BLSM. Hasil dari pada rapat tersebut, mukat semua Siswa/ i menerima dana BLSM.

“Namun belakangan ini yang menerima dana BLSM tersebut siswa / i data yang pertama . Tidak ada yang di ralat” imbuhnya

R A Sarahdiba SPd. Kepala Sekolah Dasar Negeri 2 Gaiah Mati saat dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan, jumlah murid sekolahnyya  tidak tetap, tiap bulan beruba rubah,ada siswa satu minggu masuk, 2 minggunya tidak masuk.

Dkatakannya Jumlah murid yang mendapat kan dana BLSM 30 orang murid, 29 orang murid mendapatkan dana bantuan sebesar Rp. 425.000. 1 orang murid mendapat Rp 245.000. Dana BLSM ini di peruntukan untuk siswa siswi miskin/yang orang tuanya kurang beruntung.

Namun dirinya tidak mengetahui mengenai siapa yang mendata para siswa tersebut

“saya tidak tauh yang mendata siswa / siswi tersebut. Saya tidak tauh apakah siswa / i nya miskin atau tidak, saya tidak tauh, saya hanya mengajukannya saja. Satu minggu yang lalu ada orang tua murid yang mempertanyakan tentang dana blsm yang akan diberikan kepada siswa miskin. Hari ini 25/01 kami mau rapat bersama orang tua / wali murid guna mencari titik temu, tahun berikutnya akan saya ajukan yg benar benar layak dibantu” tukasnya

Informasi yang berhasil dihimpun kamis (26/033/14) protes dari wali murid ditak digubris dibagikan sesuai dengan data awal penerima atau kembali kepada opsi pertama.( Cin)

Advertisement