
BANYUASIN, Buana Indonesia– Bantuan dana pusat untuk program pengembangan usaha mina pedesaan (PUMP) bagi kelompok tani Banyuasin senilai 650 juta untuk sepuluh kelompok belum juga bisa dicairkan.
Budi (nama disamarkan red) salah seorang kelompok budidaya dari kecamatan talang kelapa. Dia menceritakan bahwa kelompok dirinya telah lama mengajukan proposal ke Dinas Perikanandan Kelautan Kabupaten Banyuasin “namun kata orang Dinas perikanan, kelompok saya sudah di ACC, dan sebentar lagi akan mendapat bantuan, tapi ditunggu-tunggu sampai sekarang dananya belum juga cair” ucap Bud
Menurut Budi kelompoknya sudah mengurusi masalah perlengkapan surat-suratnya dari mulai bukti penbentukan kelompok hingga rekening kelompok “saya dak tau pak kenapa masih juga belum cair, informasinya uangnya sudah masuk direkening kelompok tapi saat saya tanyakan kata ketua kelompok danaya belum bisa dicairkan”keluhnya
Kepala Dinas Perikanan melalui Bidang Budidaya Dinas Perikanan dan kelautan Kabupaten Banyusin saat ditemuai media ini dikantornya rabu (17/10/2012) menjelaskan bahwa dana PUMP ini adalah bersumber dari dana pemerintah pusat diperuntukan kekelompok budidaya ikan .
“Dana PUM ini adalah dana yang diberikan oleh pemerintah pusat ditujukan untuk pengembangan kelompok budi daya ikan, dananya pun lansung masuk kerekening kelompok masing-masing’ kata Zainudin
Soal pemilihan kelompok kata Zainudi, dipilih dari proposal-proposal yang telah lama mengajukan kedianas Perikanan Banyusin namun belum juga mendapat bantuan, “oleh karna itu kita coba ajukan kepusat dan ternyata dibantu “ kata Zainudin
Menurut Zainudin yang mendapat bantuan tidak semua kelompok yang lama tapi ada juga kelompok yang baru dibentuk “yang baru itu karna dilihat dari daeranya merupakan daerah penyanggah ikan” jelasnya
Untuk jumlah kelompok yang mendapat bantuan lanjut Zainudin semuanya ada 10 kelompok “kalau dibandingkan tahun yang lalu jumlah kelompok yang mendapat bantuan lebih banyak, tapi kalau dilihat dari jumlah dananya, tahun ini lebih sedikit. Tahun yang lalu dana perkelompoknya mencapai 100 juta rupiah”
Disinggung mengenai dananya sampai kini belum turun, pihaknya membenarkan bahwa dana tersebut memang belum turun. Kata Zainudin Kalau untuk daerah kabupaten lain sudah ada yang cair, tapi untuk kabupaten banyuasin memang belum. itu semua karna ada kesalahan dari pihak Bank. kesalahan itu saat mencetak buku rekening atau saat mencetak rekening koran, tapi Mudah mudahan dalam waktu dekat ini sudah bisa cair kalo dananya sih sudah ada direkening kelompok” katanya
Advertisement







