
BANYUASIN, Buana Indonesia – Sekretaris Komisi I DPRD Banyuasin Tismon Sugiarto mendesak kenaikan Parkir kendaraan roda dua dan roda empat juga retribusi terminal di kabupaten Banyuasin mulai 2013 naik sebesar 100 persen. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan daerah (PAD) Banyuasin pada tahun-tahun mendatang.
Tismon mengatakan, Kenaikan tarif parkir dan retribusi terminal sudah sedang dalam evaluasi bupati dan Gubernur, sementara raperda tentang retribusi tahun 2011 no 21 dan 22 telah dirubah atau direvisi tahun 2012 ini bakal menjadi perda, tinggal menunggu ACC oleh gubernur.
Dikatakan Tismon, ada pengecualian kenaikan tarif parkir , seperti roda dua masih yang lama Rp 500/ unit, lalu mobil umum yang sebelumnya dalam perda tahun 2011 masih Rp 1000/ unit dalam usulan naik Rp 2000/ unit.
Sama halnya dengan tarif retribusi terminal, untuk kendaraan Roda 4 jenis mobil umum masih harga lama Rp 2000, yang rencannya akan dinaikan adalah untuk mobil tronton dan fuso yan bermuatan berat sebesar 100 persen tapi belum jelas berapa besarannya. “Kami masih menunggu hasil evaluasi dari gubernur dan Bupati kalau disetujui, dan kami sudah berusaha menyetujui kenaikan tarif parkir dan retribusi terminal, kalu ini sudah disetujui gubernur perda baru akan diterapkan,” jelasnya.
Sementara Kadishub Banyuasin Ir Supriadi MSTr mengatakan, target penerimaan tarif parkir umum dan parkir khusus pada tahun 2012 sebesar rp 108 juta pertahun sedangkan retribusi terminal Rp 300 juta/ tahun 2012. “Kita manfaatkan UPTD dishub untuk menagih retribusi parkir umum dan parkir khusus di Banyuasin ini, dan mudah-mudahan, akan meningkat dan penerimaan parkir over target tahun ini,” katanya
Dishub juga telah membentuk tim gabungan untuk mendatangi pihak-pihak pengusaha, tujuannya untuk meningkatkan jumlah setoran parkir dengan membentuk tim gabungan seperti BPT, Polisi, Inspektorat, DPKAD untuk melakukan negosiasi. “Kami harapkan kesadaran para perusahaan, masyarakat dan pengguna kendaraan untuk membayar parkir dan retribusi terminal, sehingga PAD daerah bisa digenjot meningkat dan bisa over target,” harapannya. (Bi)







