PKS Gencar Bentuk Kepengurusan Baru

10.638 dilihat
lambang PKS

GARUT, Buana Indonesia– Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kabupaten Garut belum berani sesumbar mengenai target suara atau kursi akan diraihnya pada pemilihan legislatif (Pileg) 2014 mendatang. Pasalnya, PKS masih menunggu kepastian kemungkinan perubahan Daerah Pemilihan (Dapil) di Kabupaten Garut.

“Kita masih ingin memaksimalkan (perubahan) Dapil. Apakah tetap 5 Dapil, atau berubah menjadi bertambah antara 6 sampai 11 Dapil. Ini terkait dengan skenario pemenangan suara nanti. Kita masih terus berkomunikasi dengan parpol (partai politik) lain,” kata Ketua DPD PKS Kabupaten Garut, Imron Rosyadi, Jum’at (5/10).

Advertisement

Saat ini, jumlah kader PKS yang duduk menjadi legislator di DPRD Kabupaten Garut sendiri sebanyak 5 orang. Imron menyebutkan, Untuk menghadapi pesta demokrasi, DPD PKS Kabupaten Garut sudah melakukan berbagai langkah persiapan sejak jauh hari. Sejak 2011, PKS terus melakukan pemenuhan struktur kepengurusan partai mulai tingkat kecamatan hingga tingkat Rukun Warga.

“Struktur kepengurusan DPC (Dewan Pimpinan Cabang) kecamatan sudah 100% di 42 kecamatan, dan Dewan Pengurus Rantng (Depera) desa/kelurahan sudah mencapai sekitar 90% dari 442 desa/kelurahan yang ada,” ungkap Imron.

Selain itu, PKS pun terus membentuk dan membina Penanggungjawab di tingkat Rukun Warga (PjRW) untuk wilayah perkotaan, di Dapil I dan Dapil III. “PJRW di Dapil III sudah mencapai sekitar 80%. Sedangkan di Dapil I masih berkembang, baru sekitar 40%,” ujarnya.

Imron menyebutkan, sumbangan suara dari Kabupaten Garut untuk kemenangan Ahmad Heryawan-Dede Yusuf pada Pilgub 2008 lalu menempati ranking 5 besar dari 26 kabupaten/kota di Jawa Barat. Merujuk pengalaman tersebut, dia berharap sumbangan suara dari Kabupaten Garut untuk pemenangan incumbent Ahmad Heryawan meningkat ke tiga besar.

Imron juga berharap strategi pemenangan Pilgub Jawa Barat diskenariokan PKS dapat berefek domino pada penjagaan mesin partai untuk pemenangan Pilbup Garut. Apalagi pelaksanaan kedua pemilihan umum tersebut berdekatan. Pilgub Jawa Barat dijadwalkan digelar pada 24 Februari 2013, dan Pilbup Garut pada 9 September 2013.

“Selain berefek ke Pilbup Garut, diharapkan penjagaan mesin partai pada Pilgub bisa berlanjut sampai pemilu legislatif. Kalau kepengurusan Depera 100 persen, dan PJRW 75 persen dipernuhi, itu sudah luar biasa,” pungkasnya.[SUBAKAT]

Advertisement