
GARUT, Buana Indonesia- Untuk Bisa Menduduki Kursi Calon Wakil Bupati seorang calon duduga harus merogoh kocek yang sangat dalam hingga milyaran rupiah, seperti isu yang saat ini sedang santer-santernya terjadi dibalik pemilihan calon Wakil Bupati Garut dan sudah menghiasi halaman utama beberapa media masa yang beredar di Garut.
Tersebar isu bahwa Bupati Garut meminta sujumlah dana hinga mencapai 1,4 Milyar kepada calon yang akan mendampingi dirinya, Guna untuk mengamankan sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Garut
Hasil informasi yang diperoleh isu itu bersumber dari Sms dari Bupati Garut kepada salah satu kandidat yang tidak lolos verifikasi Calon Wakil Bupati (CAWABUP) Asep Kurniajaya yang berisi permintaan sejumlah uang yang berjumlah 1,4M
Sementara itu Asef saat jumpa pers baru-baru ini membenarkan adanya Sms yang berisikan meminta sejumlah uang tersebut. Menurut keterangan Asep,dana tersebut akan digunakan untuk alokasi dan pengamanan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Garut.
Masih menurutnya sms tersebut diterima sehari sebelum diumumkannya Dua Balon wabup yang di usulkan ke DPRD saat Sidang Paripurna Kamis (19/4). Dikatakan Asep, uang tersebut merupakan bentuk komitmen dan keseriusan para bakal calon wabup untuk mendampingi dirinya sebagai wakil bupati untuk menggantikan Diky Candra.”ini bisa mencederai proses demokrasi”katanya.
Saat ditemui usai RAKERCAB PD di Aula Musadadiyah,Bupati Garut H.Aceng HM Fikri S.Ag membantah keras adanya permintaan uang tersebut,”saya tidak pernah meminta apapun dari balon wabup siapapun”tegasnya.ditambahkan aceng,dirinya siap di komfrontir dengan siapa saja,dan mempersilahkan untuk menunjukkan bukti sms tersebut.”saya siap konfrontir dengan yang bersangkutan”tantang aceng.
Sebagai Bupati,dirinya hanya meminta kepada kedua kandidat calon Wabup untuk mendapat dukungan minimal Tiga partai politik dan siap bekerjasama bahu membahu membuat perubahan supaya Garut semakin maju.dan mengancam akan melaporkan permasalahan ini dengan dalih merasa dicemarkan nama baiknya,”saya akan berkonsultasi dulu dengan pihak pengacara”pungkasnya.(Den’s)







