Dirjen P2KT Bakal Resmikan Jembatan Rangka Baja

9.566 dilihat
Jembatan rangka baja di Tanabang  Muara Kuang yang bakal diresmikan
Jembatan rangka baja di Tanabang Muara Kuang yang bakal diresmikan

OGAN ILIR, Buana indonesia.com- Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI yang diwakili oleh Direktur Jenderal Pembinaan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (P2KT)  Ir. H. Jamaluddien Malik MM, Bakal meresmikan jembatan rangka baja yang menghubungkan antara Kelurahan Muara Kuang dengan Desa Tanabang Ilir dan Tanabang Ulu, bertepat di Muara Kuang Kabupaten Ogan Ilir (OI), yang akan berlangsung pada tanggal 21 Januari 2014 mendatang, dan memang sebelumnya telah dilakukan pembahasan terlebih dahulu diKantor Camat Kecamatan Muara Kuang.

pantauan dilapangan yang Hadir dalam rapat tersebut yaitu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi H. Wilson, S.Sos, MM, Camat Muara Kuang Erwin Sani, S.Sos, Kapolsek, Danramil, Pimpinan Puskesmas, KUA, Kacabdin Diknas, Kepala Desa seKecamatan Muara Kuang, sesepuh Muara Kuang dan Desa Tanabang Ilir dan Tanabang Ulu H. Rusdi Malika, SH, M.Si dan tokoh masyarakat lainnya.

Advertisement

Menurut kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi OI, H. Wilson, S.Sos, MM, melalui  Kabid Pembinaan dan pengembangan Usaha Transmigrasi  Ahmad Saili, ST mengatakan,  bahwa di Desa Tanabang terdapat warga transmigrasi sebanyak 250 KK yang terdomisili di UPT1 dan UPT2, “Yang terdiri dari 50 persen berasal dari luar propinsi sumatera selatan dan 50 persen merupakan penduduk pribumi dengan kata lain yang berasal dari desa Tanabang Ulu dan Tanabang Ilir,”

“selama ini masyarakat desa tanabang Ulu dan Ilir termasuk juga warga transmigrasi untuk menyeberang dari atau akan kekelurahan atau desa Muara Kuang menggunakan jasa perahu ketek, namun dengan selesainya jembatan ini akan mempermudahkan hubungan atau transportasi,”.lanjutnya.

Data yang berhasil dihimpun  bentangan jembatan dengan panjang 105meter dan  lebar 9 meter tersebut membentang dan membelah  sungai ogan dan merupakan jembatan rangka baja pertama kalinya  yang  dibangun oleh kementrian tenaga kerja dan transmigrasi di Indonesia.

Dikatakan juga oleh Saili, Pekerjaan pembangunan jembatan ini di mulai tahun anggaran 2011 dengan menggunakan APBD OI, “yaitu berupa pemasangan tiang pancang sementara tahun 2012 dari kementrian tenaga kerja dan transmigrasi dibantu dua bentangan jembatan yang menggunakan dana APBN dan dilanjutkan pada tahun anggaran 2013 dengan menggunakan APBN kembali dianggarkan satu bentangan lagi hingga rampung dikerjakan, Masih dari catatan yang diterima, Satu bentangan jembatan dengan panjang  35 m dan lebar 9meter,”

Saat disinggung masalah besaran anggaran pembangunan, Saili enggan berkomentar karena menurutnya itu bukan wewenangnya, “sementara masalah pekerjaan atau kontruksinya yang mengerjakan yaitu dinas terkait yang lebih ahli dalam hal pembangunan jembatan yaitu dinas PUBM,”tandasnya.(mie)

Advertisement