Disebut Terima Uang Dari Pengusaha, Gubernur Sulsel Berang

5.143 dilihat
Mantan Kepala Biro Pembangunan Prov Sulsel, Jumras

BUANAINDONESIA.CO.ID, MAKASSAR – Kicauan mantan Kepala Biro Pembangunan Pemprov Sulsel Jumras yang menyebut Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menerima uang 10M dari pengusaha saat Pilkada direspon emosional, dengan ancaman pidana oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

“Bohong besar itu. Tidak ada seperti itu. Apalagi sama kontraktor sampai mereka berikan uang hingga miliaran,” tegas Nurdin, Rabu, 10 Juli 2019 saat usai mengikuti HUT Bhayangkara ke 73 di Lapangan Karebosi Makassar.

Nurdin bahkan mengancam akan memenjarakan Jumras jika tidak memohon maaf secara terbuka kepada dirinya dan keluarga dalam waktu 2 x 24 jam. Nurdin memastikan akan melapor ke pihak kepolisian jika permintaannya tidak dipenuhi.

Sebelumnya dalam sidang Panitia Angket DPRD Sulsel, Jumras secara gamblang menguraikan mendapat tekanan dari pengusaha yang meminta proyek karena mengaku sudah memberikan uang milyaran rupiah kepada Nurdin Abdullah di masa Pilkada.

Bukan hanya Gubernur, Jumras juga mengaku mendapat tekanan dari kerabat Wakil Gubernur yang meminta agar proyek-proyek diserahkan saja ada pengusaha dimaksud, sekaligus mempertegas jasa mereka yang sudah membantu Gubernur. Bahkan dalam kesempatan terpisah, Jumras juga menguraikan secara detail adanya pemberian 17 paket pekerjaan Penunjukan Langsung (PL) kepada kerabat Gubernur Sulsel.

Fakta-fakta yang diungkap oleh Jumras membuat Pansus Angket DPRD Sulsel makin gencar melakukan aktiftasnya memeriksa sejumlah pihak yang diduga terkait dengan KKN dan lemahnya kinerja pemerintahan Pemprov Sulsel. Pansus sudah mengagendakan pemeriksaan atas 30 orang dalam kurun waktu maksimal 60 hari.