Jumras : 17 Paket Proyek Untuk Adik, Ipar Dan Anak Mantu Nurdin Abdullah

4.517 dilihat
Mantan Kepala Biro Pembangunan Pemprov Sulsel saat dimintai keterangan panitia hak angket DPRD Sulsel, Selasa, 9 Juli 2019

BUANAINDONESIA.CO.ID, MAKASSAR – Dalam sesi rapat tertutup Panitia Hak Angket dengan mantan Kepala Bina Marga dan Kepala Biro Pembangunan Pemprov Sulsel Jumras, terungkap selama 7 bulan Jumras menjabat, telah memberi 17 paket proyek kekerabat Nurdin Abdullah.

Beberapa Anggota Panitia Hak Angket yang meminta identitasnya tidak disebutkan menyatakan Jumras blak-blakan membuka semua apa yg dialaminya sebagai pejabat dibawa kepemimpinan Nurdin Abdullah.

“Salah satunya, tentang diri Jumras yg menjabat Kadis Binar Marga selama 7 bulan, dia sudah diberikan 17 paket proyek penunjukan langsung ke keluarga Nurdin Abdullah,” kata Anggota Panitia Hak Angket DPRD Sulsel yg meminta namanya tidak ditulis.

Ketika dimintai rincian 17 paket proyek untuk keluarga Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Anggota DPRD Sulsel ini, mengurai penjelasan Jumras di sesi rapat tertutup Hak Angket DPRD Sulsel itu.

17 Paket Proyek Penunjukan Langsung (PL) itu, 5 Paket PL untuk anak mantu Nurdin Abdullah yg bernama Mirza, 5 Paket PL untuk Taufik Fachruddin adik ipar Nurdin Abdullah dan 7 Paket PL untuk 2 adik Nurdin Abdullah yg bernama Mega dan Rilman. “Catatan Pak Jumras jelas sekali kapan mereka minta, dan apa nama paket PL itu,” tambah Anggota DPRD Sulsel yg sangat berharap keluarga Nurdin Abdulllah itu dipanggil oleh Panitia Hak Angket.

Ketika cerita salah satu Anggota Panitia Hak Angket dikonfirmasi kepada Kadir Halid Ketua Panitia Hak Angket, Kadir Halid membenarkan cerita itu. “Kasian Pak Jumras, dia tertekan karena yg minta proyek keluarga dekat Gubernur, dan mereka mendesak dikasi yg di anggaran berjalan 2018 lalu,” kata Kadir Halid seraya berharap semua yg diundang panitia Hak Angket agar berbicara jujur, karena mereka dibawa sumpah.

Menurut Kadir, dari keterangan Jumras, Panitia Hak Angket bisa mendalami banyak hal. Dan akan dikawinkan dengan keterangan orang-orang yg akan diundang nantinya.

“Data yg kami temukan banyak, sehingga banyak yg perlu dikonfirmasi kebenarannya pada orang-orang yg akan kami undang,” kata Kadir sembari mengingat yg mangkir dari undangan Panitia Hak Angket, dipastilan akan dipanggil paksa.

Kadir menambahkan Kalau Jumras berupaya disuap oleh 2 pengusaha yg datang minta 3 proyek infrastruktur jalan di Sulsel.