DPRD Sumsel Rapat Paripurna LX Pendapat Akhir Fraksi Tentang LPJ APBD Sumsel 2018

24.301 dilihat
Unsur Pimpinan sidang, saat rapat paripurna LX. Jumat 5 Juli 2019. Foto : Humas

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan, (Sumsel), Jumat 5 Juli 2019 menggelar Rapat Paripurna  LX (60) Rapat  dengan Agenda mendengarkan Pendapat Akhir dari Fraksi-fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPJ) anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun  2018

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel) diharapkan tetap melanjutkan Program Sekolah dan Berobat Gratis.

“Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mengingatkat program Pendidikan dan Kesehatan Gratis harus tetap dilanjutkan dengan berbagai peningkatan mutu pelayanan,” ujar Juru Bicara  Fraksi PAN DPRD Sumsel  Rusdi Tahar, SE, Saat Rapat Paripurna DPRD Sumsel LX, Jumat 5 Juli 2019.

Dikatakan, PAN sangat mendukung Pemprov Sumsel melakukan penyempurnaan payung hukum dan meningkatkan alokasi anggaran untuk Sekolah dan Berobat Gratis.

Fraksi PAN juga mendukung Pemprov Sumsel untuk memperhatikan secara serius tingginya jumlah sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) yang mencapai Rp680,516 miliar karena perencanaan program yang kurang tepat dan kinerja SKPD yang belum maksimal.

“Maka Fraksi PAN mendukung Pemerintah Provinsi Sumsel untuk memperhatikan permasalahan ini secara serius dalam dalam pelaksanaan APBD tahun mendatang,” kata Tahar.

Sebelumnya, Fraksi PAN mengapresiasi penjelasan gubernur tentang solusi kreatif yang dilakukan Pemprov untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi lainnya.

“Ke depan, kami berharap selalu ada terobosan-terobosan baru untuk mengoptimalkan potensi pajak daerah, tanpa harus memberatkan wajib pajak,” tambahnya.

Sekwan, Ramadhan S. Basyeban, S.H. M.M. Saat menyampaikan Laporan Kehadiran Dewan. Jumat 5 Juli 2019

Fraksi PAN juga memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Pemprov Sumsel yang telah melakukan langkah cepat untuk melakukan pembangunan dan peningkatan ruas jalan provinsi dengan alokasi dana Rp778,540 miliar pada Tahun Anggaran 2019.

Hal serupa juga disampaikan Fraksi Golkar. Juru Bicara Fraksi Golkar Lindawati Syarofi, SH, MM, mengatakan pihaknya mendukung komitmen Pemprov Sumsel untuk meneruskan Program Sekolah Gratis.

“ Harus tetap dilanjutkan kesehatan,” ujar Lindawati.

Terkait infrastruktur, Fraksi Golkar minta Gubernur Sumsel melakukan evaluasi terhadap OPD, terkait kemampuan dalam menyerap anggaran.

Sementara itu, Fraksi Partai NasDem melalui Juru bicaranya H. Ardani Awam, SH mempertanyakan masalah Kontribusi PT Swarna Dwipa dari ekspektasi kontribusi Pendapatan Asli Daerah tahun 2017 sebesar Rp1,125 Milliar, dan pada tahun 2018 hanya sebesar Rp450juta.

“Fraksi NasDem minta PT Swarna Dwipa dievaluasi dan juga BUMD lainya juga, yang ada di Sumsel,”Ujar Ardani Awam. Saat menyampaikan pendapat akhir Fraksi, Jumat 5 Juli 2019.

Juru bicara Fraksi saat menyampaikan pendapat akhir Fraksi tentang LPJ APBD Sumsel tahun 2018. Jumat 5 Juli 2019. Foto : Humas

Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan A Syarnubi, SP, MM, menyampaikan, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumsel memahami sejatinya negara adalah suatu entitas politik yang bersifat formal yang mempunyai minimal empat komponen utama, yaitu lembaga-lembaga negara, rakyat sebagai warga negara (citizen), wilayah yang diakui kedaulatannya, dan kebijakan publik yang menjadi titik penting dimana kehidupan suatu negara modern dijalankan.

“Setiap negara modern dipastikan mempunyai konstitusi, peraturan perundangan, keputusan kebijakan sebagai aturan main hidup bersama. Negara tanpa komponen keempat ini menjadi negara gagal karena kehidupan bersama diatur oleh seseorang atau sekelompok orang saja yang berpeluang untuk memerintah dengan tirani yang bertujuan memuaskan kepentingan diri dan kelompoknya saja. Sejatinya kebijakan publik menjadi kekuatan penting yang mengatur interaksi antara pemerintah dan rakyat,” ujar Syarnubi.

Dia mengatakan, di depannya nanti juga tidak sedikit persoalan yang akan dihadapi bersama, karena perkembangan dan gerak masyarakat akan sangat dinamis. (ADV)