MUSI BANYUASIN, Buanaindonesia.com– Kepala SMA Negeri 1 Babat Supat, Drs Arminadi MM mengungkapkan bahwa pihaknya ikut menyukseskan UN yang sudah ditetapkan dalam Permendikbud nomor 5 tahun 2015 tentang kriteria kelulusan peserta didik UN.
Dengan adanya perubahan ini, dirinya berharap akan lebih memperbaiki sistem pendidikan bangsa ini. Ia mengaku optimis UN dapat menjadi parameter dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.
“Jangan lagi melihat UN sebagai angka-angka kelulusan, seakan-akan UN itu masih merupakan sesuatu yang menakutkan. Padahal UN juga bisa memberikan kemudahan bagi yang ingin melanjutkan ke jenjang berikutnya,” ujar Arminadi.
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tak perlu lagi dikeluhkan, jangan lagi melihat UN sebagai angka kelulusan, melainkan sebuah proses untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia. Dirinya mendukung dan akan mengupayakan apa yang sudah digariskan oleh pemerintah, khususnya dinas pendidikan dan kebudayaan.
Untuk mengantisipasi akan lemahnya nilai UN yang akan didapat siswa akibat kelulusan tidak tergantung pada UN, dirinya terus memberikan support kepada siswa bahwa UN adalah bagian dari kelulusan. Siswa diberikan arahan bahwa nilai UN tetap berpengaruh pada jenjang berikutnya.
“Jika ingin meneruskan keperguruan tinggi, maka siswa diharapkan jangan mengesampingkan nilai UN, justru image UN adalah bagian dari kelulusan harus ditanamkan”, imbuhnya.
Arminadi mengatakan, tahun ini siswa yang mengikuti UN berjumlah 152 orang terdiri dari 90 orang jurusan IPA dan 62 orang jurusan IPS.
Dirinya mengimbau kepada siswa untuk menjaga sikap dan kesehatan untuk menghadapi Ujian Nasional senin depan. “kami menghimbau kepada siswa siswi khusunya kelas XII untuk menjaga sikap dan kesehatan agar dapat mengikuti UN secara baik”, harapnya. (sur/har)








