Iduladha di Alun-Alun Garut, Bupati Syakur Ajak Warga Perkuat Nilai Keikhlasan dan Solidaritas Sosial

816 dilihat

BUANAINDONESIA.CO.ID,  GARUT  – Ribuan masyarakat memadati Lapangan Otto Iskandar Di Nata (Alun-Alun Garut) untuk menunaikan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, Rabu (27/5/2026). Perayaan Iduladha tahun ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.

Advertisement

Salat Iduladha dipimpin oleh KH. Muhammad Shufina sebagai imam, sementara khutbah disampaikan KH. Ena Sumpena, Ketua Penasihat PD Persis Garut. Momentum hari raya kurban tersebut menjadi ajang refleksi bersama tentang pentingnya nilai pengorbanan, kepedulian, dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan bahwa Iduladha memiliki makna yang mendalam bagi umat Islam. Menurutnya, keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi gambaran nyata tentang keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan demi meraih ridha Allah SWT.

Ia menuturkan bahwa nilai-nilai tersebut perlu terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun Kabupaten Garut melalui semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya ditopang oleh kebijakan pemerintah maupun anggaran semata, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat yang dilandasi rasa kebersamaan, empati, dan kepedulian terhadap sesama.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Garut juga menyampaikan perkembangan pelaksanaan ibadah haji tahun 2026. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut telah melepas 174 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 22 Kertajati menuju Tanah Suci.

Meski jumlah jemaah haji tahun ini berkurang dibanding tahun sebelumnya, ia mengajak masyarakat untuk tetap bersyukur dan terus memanjatkan doa agar seluruh jemaah asal Garut diberikan kesehatan, kemudahan, serta keselamatan dalam menunaikan ibadah haji.

Bupati berharap seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dengan selamat dan membawa predikat haji serta hajah yang mabrur dan mabruroh.

Sementara itu, KH. Ena Sumpena dalam khutbahnya yang mengangkat tema “Hakikat Ibadah Kurban dan Maqashidus Syariah” mengajak umat Islam menjadikan Iduladha sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah serta memperbanyak amal saleh.

Ia menjelaskan bahwa ibadah kurban bukan hanya bentuk penyembelihan hewan semata, tetapi juga simbol pengabdian dan ketaatan kepada Allah SWT yang sarat dengan nilai menjaga agama atau hifz ad-din.

KH. Ena juga mengingatkan bahwa bagi umat Islam yang belum memperoleh kesempatan menunaikan ibadah haji, kurban menjadi salah satu ibadah utama yang dapat dilakukan di Hari Raya Iduladha sebagai bentuk rasa syukur sekaligus pendekatan diri kepada Allah SWT.

Melalui semangat Iduladha, ia berharap masyarakat dapat terus memperkuat keimanan, mempererat kepedulian sosial, serta menjaga nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Garut.

Advertisement