Kapal Jukung Meledak Korban Jiwa Masih Simpang Siur

10.553 dilihat
pos Dishub yang porak poranda akibat ledakan (poto bi)

BANYUASIN, Buana Indonesia- Sebuah kapal jukung bertonase 5 ton hingga 6 ton diduga bermuatan minyak mentah, Selasa (06/03/12) sekitar pukul 19.45 Wib meledak diperairan sungai musi, tepatnya di Dermaga Pelabuhan Gasing Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin. Sampai saat ini Belum diketahui penyebab ledakan yang meluluhlantahkan kapal jukung tersebut, jumlah korban sampai sampai saat ini masih simpang siur ada yang menyebutkan lebih dari lima orang dinyatakan hilamg namun ada juga yang menyebutkan tidak lebih dari tiga orang.

Pantauan media ini dilapangan yang tersisa dari kapal jukung tersebut hanyalah puing puing serpihan kayu keci mengapung berserakan dipinggiran dermaga, Selain itu, tiang dermaga tempat bersandarnya kapal ikut terbakar, untungnya tidak membuat dermaga roboh. Ledakan keras yang keluar dari dalam kapal jukung juga meyebabkan satu pos dishub berantakan. Dua anggota dishub  masing masing Rifat dan Joko yang tengah bertugas dikabarkan nyaris menjadi korban. Untungnya, keduanya petugas dishub ini hanya mengalami luka gores akibat pecahan kaca dan pecahan genteng.

Advertisement

Pasca ledakan kapal jukung tersebut, Kapolres Banyuasin AKBP Agus Setiawan, Kapolsek Talang Kelapa AKP Himawan BR, Kadishub Banyuasin Supriadi SE MSTr langsung menuju lokasi kejadian. Namun ketiganya hanya menemukan serpihan kayu sisa rongsokan kapal jukung, sedangkan kapal sendiri bersama muatannya langsung tenggelam kedalam sungai.

Kerasnya ledakan ini sempat membuat heboh warga Desa Muara Sugih yang tinggal disekitar dermaga. Warga pun langsung mendatangi asal suara“ Ledakannya sangat kuat pak, bahkan api berkobar tinggi hingga sekitar 25 meter.“ jelas warno salah seorang warga.

Namun Sayangnya Warno mengaku tidak tahu dengan jelas penyebab meledaknya kapal jukung ini. “Kami melihat dari jembatan gasing saja, karena apinya sangat besar, kami tidak berani mendekat kelokasi kejadian. “ tambahnya.

Informasi penyebab terbakarnya kapal jukung ini sendiri belum jelas, disatu sisi informasinya kapal jukung tersebut terbakar saat sedang memuat minyak, disisi lsin kapal jukung terbakar saat akan merapat ke dermaga untuk memberikan laporan kepada petugas jaga. hasil informaso yang diperoleh media ini ada yang menyebutka lebih dari lima orang ABK ada juga yang menyebutkan tiga orang. Bunyi ledakan terdengar hingga radius 1 km. Api menjulang hingga 25 m

“Betul, tadi malam ada kapal jukung yang meledak didermaga sungai gasing, namun bagaimana kronologisnya belum diketahui dengan pasti, hingga saat ini anggota kita juga masih melakukan penyelidikan. “ kata Kapolres Banyuasin AKBP Agus Setiawan SIk didampingi Kapolsek Talang Kelapa AKP Himawan BR.

Soal tiga ABK yang dinyatakan hilang, menurutnya masih dalam pencarian. “ Kami
bekerjasama dengan Satpolair dan Dishub masih melakukan penyisiran hingga radius beberapa ratus meter dari lokasi kejadian, namun sampai saat ini belum Ditemukan ketiga ABK tersebut. “ bebernya.

Demikian juga dengan identitas kapal dan identitas ketiga ABK. “ Belum ada, kami belum mendapatkan informasi itu kapal apa dan siapa saja ABKnya. “ tambah Kapolsek.

Terpisah Kadishub Banyuasin Supriadi SE MSTr, kepada media ini lewat ponselnya menjelaskan, meski tidak
seramai aktivitas dermaga di Palembang, namun Dermaga  Gasing tetap dioperasikan, bahkan setiap hari selalu ada petugas yang berjaga di dermaga tersebut.

Soal meledaknya kapal jukung ini, Supriadi mengatakan belum dapat dipastikan. “
Informasi dari petugas jaga, kapal tersebut meledak saat akan merapat kedermaga. Jadi belum sempat tambat, kapal sudah meledak dan dua anggota kita
ikut menjadi korban, meski tidak mengalami luka yang serius. “ bebernya.(bi)

Advertisement