
BANYUASIN, Buana Indonesia – Kepala Kantor Kementerian Agama melalui Pazar Kasubag Tata Usaha (Tu ) membantah jika proyek pembangunan gedung kantor dengan dana.Rp 335 533 000 yang dikerjakan oleh Cv Garden Buana dengan masa kerja 120 hari terbengkalai
Menurut Pazar bahwa proyek tersebut merupakan proyek yang direncanakan pembangunanya dua tahun anggaran, sehingga pada tahun ini 2012 itu dikerjakan hanya 40% dan sisanya 60% akan di kerjakan pada tahun anggaran 2013
Pazar juga mengatakan bahwa proyek tersebut tidak ada masalah, beberapa hari lalu pihak Badan pemeriksa Keuangan melakukan pemeriksaan terhadap gedung itu dan itu tidak ada masalah.
Ia juga mengatakan bahwa Proyek Gedung Perkantoran itu,kita mengunakan pihak konsultan sehingga pengerjaanya itu mereka yang bertanggung jawab.jika ada suatu permasalahan yang terjadi.
Seperti yang di beritakan beberapa saat lalu permaslahan gedung Perkantoran milik kementerian Agama Banyuasin di pertanyakan Edy Sabara ketua Lembaga suadaya masyarakat (LSM) Pengabdian Putra Bangsa (PPB) (11/3)
Menurut Edy bahwa gedung tersebut mestinya sudah selesai pada bulan desember 2012 lalu, namun anehnya gedung kantor tersebut sampai kini belum selesai dan dibiarkan begitu saja,sehingga peroyek gedung kantor tersebut terkesan di tinggal pemborong dan terlantar
Disamping itu kata Edi, sebenarnya peroyek gedung kator di Kementerian Agama Banyuasin tersebut mengunakan duit dari mana karna di papan proyek tidak dijelaskan sehingga terkesan pakai duit siluman.
Edi juga mempertanyakan bagai mana perencanaan gedung kantor Kementrian Agama Banyuasin yang pengerjaanya tidak seratus persen. Sehingga terkesan gedung itu ditinggal pemborong (Bi)







