BANYUASIN, buanaindonesia.com-Kondisi pasar dan lahan parkir kendaraan di pasar dalam Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Propinsi Sumatera Selatan, kini sangat memprihatinkan dan semerawut, terlihat mulai tidak tertibnya pedagang yang berduyun-duyun pindah dari los dan kios semula ke lokasi parkir kendaraan, dengan mendirikan lapak dan tenda-tenda, serta terlihat adanya pemandangan tumpukan sampah yang menggunung dilokasi pasar dan dilokasi parkir kendaraan.
Belum lagi dengan kondisi kemarau yang mengakibatkan kabut debut terlihat disana sini menyelimuti sekitar lokasi pasar dan ditambah dengan adanya pembakaran sampah yang seharusnya tidak dilakukan disaat musim kemarau terutama berada dilahan lokasi pasar yang dipenuhi dengan ratusan kendaraan dan puluhan los dan kios yang berisi ratusan pedagang dan barang daganganya yang rentan dengan bahaya kebakaran.
Kepala unit pasar pagi Betung, Suhardiman yang didampingi aparat terkait kabupaten Banyuasin, melakukan sidak untuk menertibkan kondisi ini. Ratusan pedagang yang mendirikan lapak dan tenda dilokasi terminal, digusur oleh aparat dengan tujuan untuk dikembalikan kelokasi semula. “upaya penertiban ini sudah kami lakukan selama 3 hari berturut-turut, mulai tanggal 10 september sampai dengan hari ini (13/09) pak, dan Alhamdulillah hampir 90% pedagang sudah mulai membuka daganganya di lapak mereka semula didalam lokasi pasar” ungkap Suhardiman.
Selain bertujuan untuk mencegah adanya bahaya kebakaran dimusin kemarau dan terjangkitnya penyakit yang berbahaya, juga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pasar ini, ungkap Suhardiman. (MC)








