BUANAINDONESIA, SUMSEL- Tokoh masyarakat Muhammad Nasir berniat maju pada Pilwako Palembang tahun 2024 dengan visi mewujudkan tata kelola keuangan transparan, akuntabilitas dan pembangunan adil dan merata. Niatnya maju di Pilwako Palembang karena ingin merubah Palembang menjadi lebih maju lagi.
Saya memiliki visi mewujudkan tata kelolah keuangan Pemkot Palembang transparan dan akuntabilitas. Kedua, azas pembangunan yang adil dan merata,”Kata Nasir, saat Silaturahim di Gedung Serbaguna Graha Km 7, Rabu 16 Juni 2021.
“Saya memiliki niat tulus maju dalam Pilwako Palembang, karena Palembang butuh pemimpin visioner. Palembang pusat bisnis, sehingga butuh pemimpin yang berani memperjuangkan masyarakat. Saya bertekad mengubah Palembang agara lebih maju, lebih merata pembangunannya,”ujarnya.
Masih kata Nasir, pihaknya masih melakukan sosialisasi ke masyarakat. Dengan berkunjung ke masyarakat disetiap kelurahan melihat secara langsung apa yang dibutuhkan masyarakat.
“Saya melihat kondisi jalan, sekolah, dan fasilitas umum lainnya. Dengan mendatangi secara langsung, saya bisa tau apa yang dibutuhkan masyarakat,” bebernya.
Nasir menuturkan, Kota Palembang merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki fasilitas yang luar biasa seperti JSC dan LRT.
“Mantan Gubernur Sumsel Bapak Alex Noerdin sudah membangun Palembang menjadi kota yang megah dengan memiliki JSC yang berskala internasional dan LRT. Pembangunan yang dilakukan Bapak Alex, itu kita manfaatkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dengan membuat even atau kegiatan yang mendatangkan wisatawan dari provinsi lain,” kata Nasir.
Jika masyarakat Palembang mendukungnya menjadi pemimpin Palembang, Nasir menuturkan, dia akan mengalokasi dana Rp5miliar satu tahun setiap kelurahan.
“Dengan mengalokasikan dana Rp5miliar setiap kelurahan. Di Palembang ada 107 kelurahan, artinya kita butuhkan dana Rp 550 miliar belanja modal khusus, yang bisa digunakan untuk perbaikan jalan, perbaikan puskesmas, kalau sekolah rusak kita perbaiki, kantor lurah rusak diperbaiki, dan fasilitas umum lainnya bisa lebih baik lagi,” paparnya.
Nasir mengungkapkan, APBD Pemerintah Kota Palembang saat ini berkisar kurang lebih di angka Rp 4 Triliun.
“Kita akan wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Transfaran dan Akuntabel untuk Pembangunan Kota Palembang yang adil dan merata,” pungkasnya.








