Menkominfo: Indonesia Belum Merdeka dari Internet Lemot!

17.814 dilihat

Menkominfo juga menekankan pentingnya akselerasi pertumbuhan dan pemerataan pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi agar dapat menjangkau dan meningkatkan akses informasi bagi masyarakat Indonesia.

“Dengan terlaksananya proyek Palapa Ring menunjukkan keseriusan pemerintah Untuk mendorong koneksi internet yang lebih baik dan cepat dapat dirasakan di seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

Advertisement

Mulai Dibangun September

Rudiantara sendiri menargetkan pembangunan proyek serat optik Palapa Ring paket barat akan dimulai pada September 2016 mendatang.

Pada 29 Februari 2016, pemerintah telah menandatangani perjanjian kerja sama untuk proyek Palapa Ring paket barat senilai Rp 1,28 triliun.

“Palapa Ring paket barat kan sudah loan signing (penandatanganan pinjaman). Jadi, diharapkan pada September sudah mulai dibangun,” katanya.

Untuk proyek Palapa Ring paket tengah, menurut Rudi, kementeriannya masih menunggu rencana financial closing senilai Rp 1,38 triliun itu dari konsorsium pemenang.

“Untuk yang tengah ini kan BUMN lead-nya, PT Len Telekomunikasi Indonesia,” ujarnya.

Sedangkan untuk proyek Palapa Ring paket timur yang nilainya lebih dari Rp 4 triliun itu, Rudiantara juga menargetkan penandatanganan kontrak akan digelar pada September besok.

Rudiantara pun berujar, kementeriannya akan terus memonitor proyek Palapa Ring agar pembangunannya tetap sesuai target, yakni selesai pada 2019.

“Targetnya, sekitar 514 ibu kota/kabupaten dan kotamadya sudah terhubung broadband pada 2019,” katanya.

Proyek Palapa Ring merupakan salah satu program pemerintah untuk membangun ketersediaan infrastruktur layanan jaringan serat optik.

Proyek ini dibagi menjadi tiga paket. Pertama, paket barat yang menjangkau wilayah Riau dan Kepulauan Riau sampai Pulau Natuna sepanjang 2.000 kilometer.

Kedua, paket tengah yang menjangkau wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara hingga Kepulauan Sangihe-Talaud sepanjang 2.700 kilometer.

Dan ketiga, paket timur yang menjangkau Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Barat, dan Papua sampai pedalaman Papua sepanjang 6.300 kilometer. (Ward)

Advertisement