Menkominfo: Indonesia Belum Merdeka dari Internet Lemot!

16.794 dilihat
lUSTRASI - fOTO : Internet

JAKARTA, Buanaindonesia.com- Menjelang tujuh belasan, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengaku kerap ditanya: apa makna kemerdekaan di era digital saat ini? Ia dengan lugas menjawab: merdeka dari internet lemot!

“Saya sering ditanya makna kemerdekaan jelang 17 Agustus ini. Saya jawab, kita belum merdeka internet. Indonesia bukan cuma Jawa saja, daerah lain masih lemot,” Kata Rudiantara, seperti dilansir detik.com, Jumat 12 Agustus 2016.

Advertisement

Itu sebabnya, mumpung ia masih diberi amanah menjadi urusan teknologi informasi komunikasi, Rudiantara pun bertekad untuk terus mendorong konektivitas internet broadband ke seluruh penjuru negeri dengan harga terjangkau.

“Layanan internet berkualitas dengan affordable price. Itu baru makna merdeka. Salah satunya dengan Palapa Ring, proyek PPP (public private partnership) dengan jaminan dari pemerintah

“Palapa ring ini baru yang pertama, masih ada proyek lainnya. Tujuannya bagaimana kita menyediakan akses broadband dengan harga terjangkau,” jelas menteri yang akrab disapa Chief RA tersebut.

Rudiantara juga berharap, proyek Palapa Ring ini mampu mendukung perkembangan perekonomian digital di Indonesia.

“Pemerintah saat ini tengah membangun jaringan fiber optik hingga tahun 2019, sehingga nantinya seluruh kabupaten dan kota di Indonesia terkoneksi internet melalui Proyek Palapa Ring,” paparnya.

Menurut Rudiantara, proyek Palapa Ring membuat akses internet di Indonesia lebih merata dan tidak timpang sehingga akan mendukung perkembangan berbagai sektor ekonomi.

“Saat ini, Internet di Indonesia tidak merata dan timpang. Berdasarkan data Opensignal, di Jakarta, kecepatan unduh internet bisa mencapai 7 Mbps. Dengan akses internet yang lebih cepat akan dapat mendukung perekonomian digital termasuk mendukung sektor pariwisata menjadi lebih semarak,” paparnya.

Saat ini kecepatan internet di Jakarta tersebut berada pada peringkat dua di kawasan ASEAN. Posisi Indonesia masih di bawah Singapura namun mengungguli Bangkok (Thailand) dan Kuala Lumpur (Malaysia).

Sementara, kata Rudiantara, di wilayah Timur misalnya Papua, kemampuan unduh internet hanya 300 Kbps.

“Sangat lemot,” kata menteri. Kondisi itu membut rata-rata kecepatan internet Indonesia hanya menduduki nomor 4, di bawah Singapura, Malaysia dan Thailand, “Bahkan kini Vietnam semakin mendekat (ke posisi Indonesia),” sesalnya. (Bersambung…..)

Advertisement