Paripurna Dihujani Aksi Protes, Gerindra Tetap Tolak RAPBD Tahun 2012

11.359 dilihat

MUARAENIM, Buana Indonesia-Ternyata pendirian fraksi Gerindra akan menolak RAPBD Kabupaten Muaraenim tahun 2012 bukan isapan jempol saja. Hal tersebut dibuktikan pada sidang pandangan umum komisi-komisi tentang perubahan APBD Kabupaten Muaraenim tahun 2012, dihujani oleh aksi protes. Puncaknya terpaksa dilakukan voting meskipun akhirnya diterima karena fraksi Gerindra kalah suara,di gedung DPRD Kabupaten Muara Eenim.

Sidang paripurna pandangan komisi-komisi, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Thamrin AZ SH, Bupati Muara Enim Ir H Muzakir SS, para Wakil Ketua DPRD dan dihadiri 43 anggota dari 45 yang ada. Dalam pandangan komisi-komisi tersebut, dari empat komisi intinya melakukan kritikan terhadap kebijakan-kebijakan eksekutif yang kurang pro rakyat. Bahkan fraksi Gerindra tetap pada pendiriannya yakni secara tegas menolak RAPBD Tahun 2012, dengan alasan sebagian programnya tidak berpihak kepada rakyat

Advertisement

Akibat adanya yang pro dan kontra tersebut, terpaksa pimpinan sidang menskor sidang hingga dua kali. Namun ternyata masih tidak satu suara sehingga terpaksa dilakukan voting secara terbuka. Dan hasil voting terbuka dari 43 anggota dewan yang hadir, yang menyatakan setuju sebanyak 39 orang sedangkan yang tidak setuju empat orang yang seluruhnya dari fraksi Gerindra. Karena kalah suara akhirnya APBD tahun 2012 tetap diterima dan disahkan oleh anggota DPRD Kabupaten Muara Enim.

Menurut Hendri alias Toing yang menjabat Ketua Fraksi Gerindra, didampingi anggotanya di dalam sidang paripurna, menyatakan bahwa fraksi Gerindra tetap komitmen akan tetap menolak RAPBD tahun 2012. Karena masih ada beberapa proyek yang sifatnya belum pro-rakyat seperti membangun gedung-gedung yang mewah menggunakan anggaran miliaran rupiah. Sebab masih banyak fasilitas publik seperti sekolah, jalan dan lain-lain yang belum bagus dan perlu perbaikan.

“Kami minta ditunda dan dikaji ulang mega proyek perkantoran yang menelan dana puluhan miliar untuk dialihkan ke pembangunan yang bermanfaat dengan masyarakat seperti jalan, sekolah, mobiler seperti SMPN 1 Rambang Dangku, SMAN 1 Rambang Dangku. Kami puas meskipun kalah dalam voting, yang penting rakyat tahu bahwa kami sudah maksimal memperjuangkan aspirasi tersebut,” Keluh Hendri

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Muaraenim, Darmadi Suhaimi, intinya pihaknya tidak menolak RAPBD Muara Enim tahun 2012, namun pihaknya meminta legislatif untuk tidak terburu-buru dan benar-benar melakukan pengkajian sehingga benar-benar pro rakyat.(AB).

Advertisement