Pasien RSUD Keluhkan Sulitnya Air

9.592 dilihat
BAK MANDI DI WC PASIEN YANG TIDAK ADA AIR

BANYUASIN, Buana Indonesia– Pasien rawat inap rumah sakit umum daerah (RSUD) Banyuasin banyak yang mengeluh karna  kesulitan mendapatkan suplai air bersih sehingga mereka susah untuk mandi dan cuci kakus (MCK).

Asma (45) pasien rawat inap RSUD Banyuasin, Selasa (25/3) mengatakan, bahwa dirinya sangat tersiksa dengan ketiadaan air. Apalagi terhadap dirrinya yang menderita  muntahber sehingga sering ke kamar kecil. “Penyakit muntaber itu, nak wc terus tapi, katek air. Tepakso aku pake air mineral untuk cebok,”ungkapnya.

Advertisement

Asmadi (53) keluarga pasien, mereka maklum dengan kondisi rumah sakit yang dari dulu bermasalah dengan air. Tapi hendaknya, ada pemberitahuan kepada pasien, agar bisa mempersiapkan diri. “Saya siap membantu, kebetulan kami ada mobil tangki untuk mengangkut,” katanya.

Sementara itu Andi (32) keluarga pasien sal anak mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan air mereka harus membeli dengan  penduduk di sekitar lingkunga rumah sakit  “Satu emeber kecil  air sumur di hargai, Rp 2000,” katanya.

Direktur RSUD Banyuasin  Dr Eka Mutika membenarkan,mengenai kelangkaan air di kamar mandi pasien. Namun dia menyangkal, kalau kesulitan air sudah dialami salami tiga hari. “Memang air ledeng tidak masuk, tapi baru sehari,” katanya.

Eka Mutika pun mengakui kondisi kesulitan air sangat tidak boleh dialami di lingkungan rumah sakit . Karena berhubungan dengen kebersihan dan kesehatan pasien.”Rumah sakit tanpa air, bisa kiamat, tapi beginilah permasalahanya. PDAM tidak hidup, sementara pesanan air  tangki lama,” jelasnya.

Dijelaskannya  pula kejadian  kelangkaan air juga pernah terjadi di RSUD.  Untuk suplai air ke pasien RSUD  terpaksa membeli air tangki dari PDAM  RP 75 ribu dan air tanki dari  wilayah Kelurahan Sukomoro Rp 200 ribu. Namun pembelian air terkendala dengan pengiriman mulai dari menunggu antrian dan keterbatasan stok “Kalau ke PDAM stok airnya habis , sementara ke swasta harus menunggu antrian antar,”katanya

Untuk mencarikan solusi pasokan air MCK , RSUD  berencana membuat sumur bor, tapi masih terkendala . Berdasarkan penelitian para ahli, lokasi RSUD tidak cocok dibuat sumur bor. “Kami cuma mengharapkan  Suplai dari air dari PDAM, Untuk itulah  PDAM  diminta bisa layanan air ke RSUD Banyuasin,”katanya (BI)

Advertisement