JAKARTA, BuanaIndonesia.com – Menteri Sekretaris Negara ( Mensesneg ) Pastikan Archandra Tahar pemegang paspor Indonesia hingga tahun 2017 mendatang. Pernyataan Ini untuk menjawab polemik dan keragu-raguan publik terkait kewarganegaraan menteri ESDM yang baru tersebut.
Mensesneg, Pratikno mengatakan pada wartawan pada Minggu, 14 Aguatus 2016
” Kami tegaskan beliau ( Achndra Tahar ) pemegang paspor ( Indonesia ) yang masa berlakunya hingga tahun 2017. Beliau dipanggil Presiden minta beliau untuk pulang. Beliau ingin mengabdikan dirinya ( menjadi menteri ), ” Kata Pratikno
Ramai diberitakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Archandra Tahar diduga memiliki dua status kewarganegaraan. Selain Indonesia, Achandra juga diduga berstatus sebagai Warga Negara Amerika Serikat. Chandra sendiri mengaku telah mengembalikan kewarganegaraan Amerika Serikat.
Archandra Tahar yang menggantikan Sudirman Said sebagai Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) dipilih presiden karena dinilai sebagai profesional tingkat internasional.
Chandra merupakan lulusan S1 teknik mesin ITB pada 1994, dan meneruskan kuliah beasiswa di Texas A&M University, Amerika Serikat jurusan Ocean Enginering hingga meraih gelar master (1998) dan doktor (2001).
Pria yang selama ini tinggal di Amerika Serikat ini juga memegang tiga paten yang berkaitan dengan teknologi perminyakan seperti teknologi McT (Multi Coloumn TLP) Floating Platform dan menjadi salah satu yang memperkenalkan standar hidrodinamika dan rekayasa lepas pantai.
Candra memiliki pengalaman selama 14 tahun di lapangan dalam bidang hidrodinamika dan teknik offshore. Sebelum diangkat menjadi Menteri ESDM, pria berusia 45 tahun ini menjabat sebagai presiden perusahaan Petroneering di Houston, AS dan Direktur Asia Offshore Consulting Llc, perusahaan yang bergerak di bidang perminyakan








