PALEMBANG, BuanaIndonesia.com – Petugas Kepolisian Resort Kota Palembang, Sumatera Selatan sontak dikagetkan dengan seorang bocah laki-laki yang membawa granat nanas aktif. Seketika itu Tim Gegana Brimob Polda Sumatera Selatan langsung dipanggil atas temuan granat aktif oleh bocah berusia enam tahun itu.
Kejadian menggegerkan ini terjadi pada Sabtu, 13 Agustus kemarin. AN si bocah laki-laki itu, menenteng kantong plastik warna hitam berisi granat dengan santai dan masuk ke halaman Mapolresta Palembang.
Tiba di pos penjagaan, AN pun menyerahkan kantong plastik yang dibawanya. Namun petugas pun sontak langsung terkejut. Setelah dibuka dan mengetahui isi kantong plastik yang dibawa AN berisikan satu granat tangan jenis nanas yang masih aktif.
Bocah yang masih duduk di bangku kelas 1 SD ini mengakui menemukan granat aktif saat bermain di aliran anak sungai dekat tempat tinggalnya di kawasan Jalan Gubernur H Bastari Jakabaring Kelurahan 8 Ulu Kecamatan SU I Palembang, tepatnya di samping Gedung Kantor Kejati Sumsel.
Ketika itu AN seperti biasanya mencari remis di dasar anak sungai yang airnya sedang surut. Saat meraba-raba pasir, AN merasakan ada bongkahan besi. AN pun mengambil granat tersebut dan dibawa ke rumahnya.Setibanya di rumah, AN tak mengira bahwa bongkahan besi sebesar kepalan tangan orang dewasa ini adalah granat nanas.
AN sempat membersihkan granat dengan cara disikat. Bahkan AN juga sempat memainkan pelatuk granat yang fungsinya sebagai pemicu ledakan. AN pun kemudian memberitahukan kepada DE, ibunya. DE pun sontak terkejut bahwa bongkahan besi yang diperlihatkan AN adalah granat.
DE pun meminta bantuan tetangganya untuk menemani AN untuk menyerahkan granat ke Polresta Palembang.
“Waktu lagi cari remis di bawah jembatan, tangan saya memegang besi. Saya kira besi kuningan, jadi saya bawa ke rumah dan dibersihkan. Lalu saya kasih tahu ke ibu dan ibu bilang besi itu granat bom. Ibu saya menyuruh bawa ke kantor polisi,” ujar AN dengan polosnya.
” Dicek pakai metal detektor, ternyata berbunyi. Granat jenis nanas ini diduga masih aktif. Dilihat dari kondisinya, granat bukan dari peninggalan penjajah yang sudah lama di lokasi ditemukan, karena granat terlihat masih baru dan tidak berkarat,” ujar Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara.
Kompol Andi Kumara lebih lanjut menambahkan, granat sudah diamankan Tim Gegana Brimob Polda Sumsel.
Sementara setelah menyerahkan granat aktif yang ditemukannya, AN pun mendapatkan apresiasi dari petugas atas keberaniannya.
Bahkan saat pulang, AN diberi uang saku oleh Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara.








