Presiden Diminta Hapuskan Dana Bansos

4.444 dilihat
Presiden Diminta Hapuskan Dana Bansos
juru bicara KPK Johan Budi (poto sindotrijaya.com)

JAKARTA, Buanaindonesia.com– Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyurati Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terkait pengelolaan dana bantuan sosial (bansos). KPK memandang dana bansos kerap diselewengkan.

“Pimpinan KPK berkirim surat kepada Presiden berkaitan dengan penggunaan pengelolaan dana bansos,” kata Juru Bicara (Jubir) KPK Johan Budi SP, di Kantor KPK, Jakarta Selatan, Selasa 25 Maret 2014. Seperti dikutif sindo.com

Advertisement

Johan Budi mengatakan KPK menilai dana bansos rawan diselewengkan untuk keperluan politik, hasil kajian KPK menunjukkan penggunaan dana bansos, meningkat saat menjelang pemilukada.

“ada juga didistribusikan ke yayasan fiktif” ujar Johan

Dikatakan Johan Budi KPK temukan dana bansos ada di berbagai kementerian, setelah melakukan kajian, KPK berkirim surat kepada Presiden untuk pengelolaan bansos difokuskan kepada Kemensos,” tegas Johan.

sementara itu Gubernur DKI Jakarta Jokowi mengatakan presiden jangan ragu untuk mencoret atau stop dana bansos

“makanya (presiden) jangan ragu untuk mencoret atau setop dana bansos” kata Jokowi, di Balaikota Jakarta, Rabu (26/3/2014). Seperti dikutip dari kompas.com

Jokowi membenarkan, bahwa dana bansos rentan dipergunakan untuk kegiatan politik para calon legislatif dan eksekutif yang maju dalam Pemilu 2014.

Dikatakan Jokowi anggaran bansos untuk DKI terus meningkat. Hal itu disebabkan nilai APBD yang juga terus meningkat. Peningkatan dari tahun 2013 ke tahun 2014 saja meningkat hingga puluhan triliun rupiah.

Seharusnya, lanjut dia, penggunaan dana bansos tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. “Jangan sampai bansos itu diselewengkan. Kalau penggunaannya bermanfaat, ya silakan,” kata Jokowi.

Dari nilai APBD Rp 72 triliun yang telah disahkan DPRD, dana hibah yang digelontorkan tanpa butuh pertanggungjawaban mencapai Rp 5 triliun. Hingga kini, APBD 2014 belum ditampilkan di situs web Pemprov DKI, jakarta.go.id.

Dana bansos berada di dalam hibah. Dibandingkan dengan pada APBD 2013 yang hanya mengalokasikan Rp 3,7 triliun, dana tersebut melonjak.

Advertisement