Ratusan Warga Teluk Kijing Serbu Kantor Kepala Desa

10.677 dilihat

MUSI BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Akibat suplay air bersih beberapa hari terakhir tidak mengalir kerumah warga, ratusan pelanggan yang berasal dari Desa Teluk Kijing II dan Teluk Kijing I menyampaikan kekesalanya dengan menyerbu kantor kepala desa Teluk Kijing I, rabu (25/3/2015).

Untuk menenangkan amarah warga, pemerintah desa Teluk Kijing I melakukan mediasi didampingi oleh Camat Lais, Kepala Desa Teluk Kijing II, pihak PDAM dan aparat kepolisian sektor Lais yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Lais AKP Agus Irwanto.

Advertisement

Salah satu warga Teluk Kijing II Abdul Hamid mengaku sulitnya mendapatkan air bersih akhir-akhir ini. Dirinya mengatakan operasional PDAM desa Teluk Kijing dalam satu bulan hanya mengalir 12 hari.

“Enam hari terakhir air tidak mengalir, untuk bulan-bulan sebelumnya dalam sebulan air hanya mengalir 12 hari”, keluhnya seraya mengusulkan adanya Unit PDAM di desanya.

Ditambahkan Darto warga Teluk Kijing II sangat menyesalkan atas tindakan petugas yang tidak pernah turun kelapangan,

“menurut pihak PDAM sendiri pelanggan meledak, kenapa tidak menambah petugas”, ungkapnya seraya mengharapkan permasalahan ini segera diselesaikan.

Senada dikatakan warga desa Teluk Kijing I, kondisi ini sudah lama terjadi dan sangat meresahkan pelanggan PDAM dalam desa Teluk Kijing I dan II.

“sebagai pelanggan kami sudah lama resah, hal ini diakibatkan air yang mengalir keruh atau kotor, sementara itu pembayaran setiap bulan sebesar Rp. 60.500,- sedangkan meteran belum pernah digunakan. Ironisnya lagi dalam 1 bulan air mengalir hanya 12 hari saja”, terangnya.

Menanggapi hal itu, Azmi ST, Kabag Tehnik PDAM Tirta Randik selaku Kuasa Direktur PDAM Tirta Randik menjelaskan tidak beroperasinya PDAM Unit Teluk Kijing itu permasalahn non teknis, oleh karena itu dirinya meminta masyarakat bersabar dan dapat menyelesaikan permasalahan dengan baik.

“Mohon maaf atas tidak beroperasinya PDAM sementara ini, Insya Allah setelah permasalahan ini selesai kita dapat beroperasi lagi”, ujarnya.

Dirinya mengakui keruhnya air di Teluk Kijing akibat Overload,

“kapasitas PDAM saat ini sudah sangat tidak memungkinkan, Mudah-mudahan paling lambat akhir desember 2015 kita akan menambah kapasitas lagi dan dengan mesin baru keluhan masyarakat akan terjawab”, imbuh Azmi ST.

Kepala Desa Teluk Kijing II, Margaretha meminta agar warganya dapat menahan diri atas permasalahan yang ada. Dirinya akan mendukung usulan warga agar berdirinya unit PDAM di Desa Teluk Kijing II.

“PDAM salah satu obyek vital kebutuhan masyarakat sehari-hari, oleh karena itu apabila PDAM Unit Teluk Kijing I dianggap Overload, kami siap menyediakan lahan yang dibutuhkan untuk berdirinya unit PDAM di desa Teluk Kijing II”, tegasnya.

Terkait Hal itu, Kapolsek Lais AKP Agus Irwanto mengingatkan jika ada permasalahan hendaknya secepatnya diselesaikan, warga diminta melaporkan permasalahan dengan pemerintahan terdekat yakni kepala desa setempat.

“Mari kita ciptakan desa ini agar tentram”, pintanya. (Sur/cin)

Advertisement