Sentuhan Nyata di Pelosok Pagar Alam: Jembatan Kopi Kokoh Kembali, Air Bersih Mengalir Deras

680 dilihat

BUANAINDONESIA.CO.ID, PAGAR ALAMSenyum lega dan rasa syukur tak mampu disembunyikan warga Kota Pagar Alam. Masalah klasik yang bertahun-tahun menghantui keseharian mereka—mulai dari krisis air bersih saat kemarau, jembatan kebun yang rapuh, hingga maraknya pencurian hasil panen kopi—kini perlahan sirna berkat aksi nyata Polda Sumatera Selatan bersama Polres Pagar Alam, Kamis (30/7/2026).

​Langkah konkret yang menyasar langsung urat nadi kehidupan warga ini diwujudkan melalui pembangunan dua sumur bor di Kelurahan Talang Camai dan Desa Petani (Kelurahan Alun Dua), renovasi total Jembatan Merah Putih di Talang Sri Tanjung (Desa Meringang), hingga berdirinya Pos Kamling di Kelurahan Candi Jaya.

Advertisement

​Norizizon, warga Kelurahan Talang Camai, menceritakan betapa sulitnya mendapatkan air bersih sebelum adanya bantuan sumur bor tersebut. Setiap kali musim kemarau menyapa, air keruh dan mengering menjadi makanan sehari-hari warga.

​”Dulu kalau kemarau kami sangat sengsara cari air bersih. Sekarang, alhamdulillah bantuan sumur bor dari Bapak Kapolda Sumsel ini sangat membantu, tidak hanya untuk masak dan mandi di rumah, tapi juga untuk air wudu di rumah ibadah,” tutur Norizizon penuh haru.

​Kebahagiaan serupa terpancar dari raut wajah para petani kopi di Desa Meringang. Jembatan gantung Merah Putih yang menjadi satu-satunya urat nadi pengangkut hasil bumi dari kebun mereka kini berdiri kokoh pasca-direnovasi. Tak ada lagi rasa waswas motor terperosok saat mengangkut beban berat karung-karung kopi.

​Sementara itu di Sumber Jaya, Haryanto meraskan ketenangan yang telah lama hilang. Maraknya aksi pencurian biji kopi saat musim panen kini berhasil diredam berkat hadirnya Pos Kamling hasil gotong royong Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan warga.

​”Dulu kami sering kehilangan hasil panen kopi. Alhamdulillah, sejak Pos Kamling ini berdiri dan disiagakan bersama, lingkungan kami jauh lebih aman. Kami bisa tidur tenang,” puji Haryanto.

​Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polri bukan sekadar lembaga penegak hukum, melainkan bagian dari keluarga besar masyarakat yang wajib memberikan solusi atas kesulitan warga.

​”Sesuai arahan Bapak Kapolda Sumsel, Polri harus hadir memberikan manfaat nyata. Air bersih yang mengalir, jembatan yang lancar dilalui, hingga Pos Kamling yang menjaga rasa aman adalah wujud pengabdian humanis Polri untuk mendukung ketahanan sosial dan ekonomi warga,” terang Kombes Pol. Nandang.

​Inilah potret nyata ketika seragam cokelat tidak hanya hadir saat ada masalah hukum, melainkan turun tangan memutar roda kehidupan masyarakat Pagar Alam menjadi jauh lebih baik dan sejahtera.

Advertisement