BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Di hari Kesehatan National ke 57 tingkat kabupaten Garut, Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan penyerahkan berbagai penghargaan kepada Dokter, Perawat dan Tenaga Kesehatan yang telah berjasa dalam penanganan Virus Covid 19.
Menyikapi polemik atas kejadian pemberian penghargaan pada perayaan Hari Kesehatan Nasional ke – 57 tingkat Kabupaten Garut tahun 2021, Hari Senin, tanggal 6 Desember 2021 bertempat di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, dimana ada beberapa Organisasi Profesi Kesehatan yang tidak disebut dalam pemberian penghargaan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Garut Maskud Farid menyampaikan, Dinkes memberikan apresiasi kepada seluruh Nakes baik individu maupun kepada organisasi Nakes yang menangunginya.
” Sesungguhnya upaya penanggulangan Pandemi Covid – 19 yang terjadi khususnya di Kabupaten Garut sejak awal tahun 2019, melibatkan seluruh lapisan masyarakat terutama para tenaga kesehatan selaku garda terdepan dalam penanganan wabah tersebut, oleh karena itu kami selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut mewakili Permerintah Daerah Kebupaten Garut dengan ini memberikan apresiasai dan penghargaan yang setinggi – tingginya kepada para tenaga Kesehatan tanpa terkecuali, baik kepada individu maupun kepada organisasi yang mewadahinya” tutur Maskud, Rabu 9 Desember 2021.
Meski demikian lanjut Maskud, pihaknya meminta maaf kepada semua organisasi profesi Kesehatan yang pada Perayaan Hari Kesehatan Nasional ke – 57 tingkat Kabupaten Garu tahun 2021, tidak disebut sebagai salah satu penerima penghargaan. Kejadian tersebut murni kejadian yang disebabkan karena terjadi kesalahan teknis dalam pengadministrasian.
” Sama sekali tidak ada unsur kesengajaan apalagi bermaksud membangun front dan memecah belah soliditas antar profesi Kesehatan” ungkapnya.
Dijelaskan Maskud, Pada Hari Selasa tanggal 7 Desember tahun 2021, sudah diadakan pertemuan di sekretariat PPNI Garut yang dihadiri oleh Dinas Kesehatan, Pengurus Daerah PPNI Garut, Ketua Pengurus Wilayah PPNI Jawa Barat. Ketua Majelis Kehormatan Etik Keperawatan Jawa Barat serta perwakilan dari beberapa Organisai Profesi Kesehatan lainnya untuk bersilaturahmi dan mengklarifikasi atas duduk perkara yang sesungguhnya terjadi, dengan hasil terjadi kesefahaman antar para pihak yang hadir.
” Dikarenakan semua organisasi profesi Kesehatan merupakan komponen penting dalam pembangunan Kesehatan Kabupaten Garut khususnya dalam mewujudkan visi misi Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati Garut, maka dengan ini Dinas Kesehatan akan berupaya membangun komunikasi dan menjalin hubungan yang baik dan harmonis antar Organisasi Profesi dengan harapan semua dapat bersinergis, seiring sejalan dalam mewujudkan Garut yang Bertaqwa, Maju adan Sejahtera” pungkasnya.








