Harga Kopi Tanjung Agung Melonjak

10.733 dibaca
Salaj satu petani kopi saat manen kopi

MUARA ENIM, Buanaindonesia.com- Ditengah harga komoditi karet anjlok, hanya seharga Rp 5.000,- per kilogram. Justru harga kopi di wilayah Kecamatan Tanjung Agung, Muaraenim mengalami lonjakan harga cukup lumayan.

Harga salah satu komoditas unggulan ini hingga mencapai Rp 19.500,- per kg ditingkat petani. Lonjakan harga kopi ini tentu membuat sebagian masyarakat petani kopi setempat menjadi senang.

Advertisement

Hal ini berbanding terbalik dengan komoditas karet. Sehingga banyak petani karet yang tetpaksa menahan diri untuk menjual hasil panenya.

Dinata (45), warga sekitar mengaku saat ini, dirinya hanya fokus pada hasil kopi.

“Untuk hasil karet tidak kami jual dulu, kami tunggu harga naik” Ucap Dinata

Marwan (38), petani asal Desa Sugih Waras Kecamatan Tanjung Agung mengungkapkan, tingginya harga kopi ini cukup membantu mengatasi kebutuhan keluarga sehari-hari. Dirinya juga mengaku mempunyai kebun kopi dan karet, dengan penghasilan rata-rata 70 kilogram per minggu.

Sedangkan, untuk hasil karetnya, terpaksa saat ini ditahan penjualannya sambil menunggu harga naik.

“Untuk hasil kopi masih lumayan menutupi kebutuhan sehari-hari. Sedangkan karet tidak kita panen dulu karena harganya masih murah,”katanya. (Siswanto)

Bagaimana Menurut Anda?