MUARAENIM, Buanaindonesia.com – Para pedagang hewan kurban di Kota Muara Enim dan Tanjung Enim sedikit mengeluh, lantaran hewan kurban yang mereka jajakan berupa sapi dan kambing masih sepi pembeli, bahkan stok sapi dan kambing yang telah mereka jual sejak satu bulan lalu masih banyak yang belum laku terjual.
“Kita bingung, penjualan sapi dan kambing kurban tahun ini jauh mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” tutur Herman (45), salah seorang pedagang hewan kurban dikawasan Kota Tanjung Enim, Selasa (22/09).
Padahal, kata dia, lebaran Idul Adha hanya menyisakan satu atau dua hari lagi.
Bisa jadi, menurutnya, masyarakat sekarang lagi mengalami krisis moneter atau perekonomian keluarga lagi hancur ditambah lagi harga sembako semakin meningkat.
“Penyebab menurutnya penjualan hewan kurban kita belum tahu secara pasti. Tapi mungkin bisa jadi dampak anjloknya nilai tukar rupiah sehingga menyebabkan masyarakat mengalami krisis,” ucapnya.
Senada dituturkan pedagang hewan kurban lain, Madlana (38), mengaku sejauh ini penjualan kambing kurbannya jauh mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Padahal sekitar dua minggu jelang lebaran dirinya sudah kehabisan stok kambing. Namun, sekarang ini masih bersisa.
“Semua kambing yang kita jual didatangkan dari Lampung, kita masih belum berani menambah stok karena kambing yang dijual sekarang masih belum terjual semua,” ucapnya.
Editor : Juan








