Tanggul Jebol, Dua Rumah di Muba Nyaris Ambruk

10.282 dibaca

MUSI BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Tanggul sunggai  Lebong Gemuruh kampung 1 Desa Lumpatan 2 Kecamatan Sekayu kabupaten Musi Banyuasin, rabu (14/01/15)  malam, sekitar pukul 20.30 jebol.

Akibatnya, dua rumah yang berada dipinggiran nyaris ambruk terbawa arus. Beruntung  saat kejadian dua penghuni rumah tersebut langsung menyelamatkan diri.

Advertisement

Jebolnya tanggul diduga akibat derasnya air dari cura hujan yang cukup tinggi dalam beberapa bulan tetakhir ini, ditambah lagi bangunan tanggul yang mulai tua.

Berdasarakan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi saat kondisi cuaca dalam keadaan hujan. Dimana saat itu pemilik rumah yakni Edward, 36 sedang berada di dalam rumah, bersama istri dan tiga orang anaknya.

“Kita tidak tahu kalau tiba-tiba longsor, saat itu saya sedang menonton televisi sedangkan istri dan anak saya di dalam kamar. Tiba-tiba terdengar suarah gaduh. Saya kira ada orang yang ingin mencuri ayam, saat diperiksa tidak ada.” Ucap Edward kemarin

Mengetahui tidak terjadi permasalah, lanjut Edward, dirinya langsung kembali ke dalam rumah dan menonton televisi. Namun, tidak lama berselang kembali terdengar suara gaduh, sehingga membuat dirinya kembali keluar rumah.

“Saat keluar untuk kedua kalinya terlihat sebagian tanah dibawah rumah sudah amblas. Jadi saya langsung cepat-cepat ungsikan istri dan anak-anak, takutnya ada longsor lebih luas lagi. Saat itu kondisi hujan namun tidak terlalu deras” Sambungnya

Lebih lanjut dia mengatakan, tanggul penahan air Sungai Lebong Gemuruh tersebut baru dibangun sekitar tiga tahun yang lalu. “Kita tidak menyangka tiba-tiba tanggulnya jebol, pasalnya baru dibangun sekitar tiga tahun lalu. Saat ini rumah sudah dikosongkan, aliran listrik sudah dicabut.” Lanjut dia

Atas musibah tersebut, pria yang sehari-hari berkerja sebagai petani ini berharap Pemda Muba memberikan bantuan, agar mendapat kembali tempat tinggal yang layak. “Ya, kita berharap adanya bantuan Pemda Muba, saat ini kita mengungsi sementara waktu ke rumah keluarga,” tandasnya

Sementara itu, Kabid Pencagahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba, Abdul Fattah, mengatakan, pihaknya telah melihat secara langsung kondisi jebolnya tanggul penahan air di Sungai Lebong Gemuruh. “Kita sudah lihat dan ambil foto di lokasi kejadian, untuk sementara waktu korban kita ungsikan guna menghindari becana lain,” ucap dia.

Selain itu, lanjut Fattah, pihaknya juga telah memperingatkan warga yang berada di sepanjang Sungai Lebong Gemuruh untuk lebih berhati-hati, karena bencana longsor atau tanggul jebol dapat terjadi kapanpun, terutama saat musim hujan tengah terjadi. “Kita juga berikan imbauan kepada warga untuk tetap berhati-hati terhadap bencana ungkapnya (cin)

Bagaimana Menurut Anda?