Agus Srimudin : SNMPTN Jalur Undangan Diduga Tidak Transparan

11.332 dibaca

PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Ratusan massa yang mengatasnamakan dari Forum Pemuda Masyarakat Peduli Pendidikan (FPMPP), mengadakan aksi treatikal dihalaman DPRD Sumsel, Selasa, 12 Mei 2015 terkait penerimaan mahasiswa baru  melalui Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang diduga tidak transparan dan tidak fair dalam SNMPTN tersebut.

Koordinator Aksi, Srimudin mengatakan dominasi penerimaan mahasiswa baru melalui SNMPTN mencapai 50 persen sangat bahaya bila tidak dikontrol publik.

Advertisement

“Pelamar dari daerah banyak yang bertanya-tanya siapa saja yang lulus PTN, sebab tidak diketahui daftar yang lulus dengan nilai mereka,”ujar Agus Srimudin, Koordinator Aksi FPMPP di halaman gedung DPRD Sumsel, Selasa (12/5).

Dia menanyakan, apakah benar nilai yang diterima di PTN lebih tinggi dari yang diterima jalur undangan.

“Ada sekolah seratus persen sekolah lulus PTN. Tapi ada yang juara tri out Sesumsel tidak lulus, dan ini tidak fair”ujarnya.

Dia minta, penerimaan calon mahasiswa baru disatukan saja dalam bentuk seleksi bersama secara terbuka, fair dan transparan.

Untuk itu, kami datang ke DPRD Sumsel menyampaikan tiga tuntutan untuk di sampaikan ke DPR RI. Minta  DPR RI, menghapus peraturan perundang-undangan terkait SNMPTN, Penerimaan mahasiswa baru bagi perguruan tinggi negeri disatukan saja dengan seleksi secara bersama, secara terbuka, transparan dan Fair.

Selanjutnya, mendesak DPR RI untuk memanggil panitia SNMPTN melakukan transparans dalam penerimaan calon mahasiswa jalur undangan. Terakhir mendesak DPRD Sumsel untuk memanggil Panitia SNMPTN wilayah Sumsel

“Saya minta DPRD Sumsel memanggil panitia SNMPTN, terkait penerimaan jalur undangan tersebut,”tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumsel, Giri Ramanda Kiemas mengatakan dalam waktu dekat ini kita, minta DPRD Sumsel, Komisi V membahas terkait masalah SNMPTN

“Karena kamis ini Libur, maka minggu depan akan kita jadwalkan pemanggilan panitia SNMPTN,”ujar Giri, saat menemui aksi unjuk rasa di DPRD Sumsel, Selasa 12 Mei 2015.

Selanjutnya, Giri minta, Komisi V untuk mendalami masalah ini “Kita akan membuka secara transparan masalah SNMPTN ini,”pungkasnya. (Wardoyo)

Bagaimana Menurut Anda?