Pecatan Anggota Denpom TNI Curi HP Staf Pajak

12.451 dibaca

PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Mengaku diutus atasan untuk bantuan melanjutkan pendidikan, pecatan anggota TNI yang bertugas di Detasemen Polisi Militer (Denpom) Palembang, Haris Mulyadi (42), justru kedapatan mencuri dua buah handphone. Pelaku akhirnya diciduk polisi dan mendekam di penjara.

Peristiwa itu terjadi saat tersangka mendatangi kantor konsultan pajak di Jalan Mayor Santoso, Kelurahan 20 Ilir DIII, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Kamis (4/6) siang. Tersangka bermaksud menemui pimpinan kantor.

Advertisement

Begitu staf kantor itu bernama Maryam Yuswarni (28) masuk ke ruangan untuk memberitahu atasannya, tersangka mengambil dua handphone milik Maryam yang diletakkan di atas meja. Belum sempat kabur, aksinya dipergoki korban yang keluar dari ruangan. Karyawan lain kompak menangkap tersangka dan menyerahkannya ke polisi.

Kepada petugas, tersangka Mulyadi yang terakhir tugas berpangkat Sersan Kepala (Serka) ini mengakui perbuatannya itu. Agar orang takut dan segan, dia sengaja mengaku sebagai anggota TNI aktif.

“Saya memang sudah dipecat jadi TNI. Saya datang ke sana (kantor pajak) buat minta bantuan beasiswa pendidikan, itu saya bilang perintah atasan,” ungkap tersangka Mulyadi di Mapolsek Ilir Timur I Palembang, Jumat (5/6).

Menurut tersangka yang tinggal di Jalan KH Azhari, Kelurahan 4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, aksi tersebut dia lakukan secara spontan begitu melihat HP di atas meja.

“Lumayan buat makan, sekarang saya nganggur,” ujarnya.

Kapolsek Ilir Timur I Palembang AKP Zulkarnain mengungkapkan, ternyata tersangka merupakan residivis kasus pencurian ayam yang pernah menjalani hukuman pidana selama tujuh bulan di Rutan Pakjo Palembang pada 2013. Bahkan informasi yang diterimanya, tersangka dipecat dari anggota TNI sejak tahun 2006 lalu dengan berbagai kasus, seperti seperti kekerasan dalam rumah tangga, pencurian, dan penipuan.

“Kita sudah koordinasi dengan Denpom Palembang, benar kalo tersangka adalah pecatan TNI. Dia ngaku masih aktif untuk memuluskan aksinya,” pungkasnya. (Erwan)

Bagaimana Menurut Anda?