Di Sumsel Ada 68 Titik Pasar Tumpah & 57 Titik Rawan Rampok

10.424 dibaca
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova

PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Jajaran Polda Sumsel melakukan pemetaan menjelang arus mudik lebaran yang melintas di jalan lintas timur (Jalintim) Sumatera dan jalan lintas tengah. Hasilnya, ada 68 titik pasar tumpah dan 57 titik rawan kejahatan yang perlu diwaspadai para pengendara.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova mengungkapkan, pasar tumpah tersebut sudah menjadi langganan setiap tahunnya menjelang lebaran. Akibatnya, kawasan itu rawan terjadi kemacetan yang menghambat perjalanan pemudik.

Advertisement

Pasar tumpah itu diantaranya berada di Indralaya, Lubuk Seberuk, Pasar Jahe, Tugu Mulyo, Pangkalan Balai, dan Betung. Belum lagi pasar tumpah yang berada di jalan lintas tengah.

“Hasil pemetaan, ada 68 titik pasar tumpah yang perlu diwaspadai,” ungkap Djarod, Selasa (7/7).

Selain itu, polisi juga mengingatkan ada 57 titik daerah rawan kriminalitas, seperti perampokan dan kejahatan lain. Kondisi ini sangat membahayakan pemudik jika tidak lebih waspada. Seperti kawasan OKI, Betung-Jambi, Betung-Pangkalan Balai, Empat Lawang-Bengkulu, dan beberapa daerah lain.

“Ini harus lebih diwaspadai,” terangnya.

Pihak polisi juga mengingatkan ada beberapa titik lain yang menjadi perhatian, yakni 36 titik kecelakaan, 82 titik kemacetan, wisata 45 titik, dan rawan longsor terdapat di 14 titik.

Agar arus mudik dan balik lebaran tahun ini berjalan lancar, setidaknya ada 87 pos pengamanan didirikan sepanjang jalur mudik. Pos tersebut dijaga oleh sejumlah anggota polisi yang bdertugas.

“Seluruh anggota polisi tidak ada yang cuti, dilarang cuti, semuanya wajib bertugas saat lebaran nanti,” pungkasnya. (Erwan – Ward)

Bagaimana Menurut Anda?