
PALEMBANG,Buanaindonesia-com-Suasana tahanan Mapolsek Kalidoni Palembang mendadak heboh dengan ulah seorang istri tahanan yang kedapatan menyelundupkan tiga unit baterai handphone (hp) dengan cara disimpan di dalam kotak nasi. Rencananya, baterai itu ditujukan buat suaminya yang ditahan karena kasus curanmor.
Penemuan itu terungkap saat sejumlah anggota polisi memeriksa kotak nasi yang dibawa wanita yang enggan disebutkan namanya, Selasa (14/7) siang. Begitu digeledah, ditemukan baterai yang ditanamkan dalam salah satu kotak nasi. Curiga tidak hanya ada satu, petugas kembali memeriksa dan berhasil menemukan dua baterai lagi dengan jenis yang sama. Semua baterai itu dibungkus plastik putih dan dicampur dengan nasi. Secara kasat mata, sulit percaya di dalam nasi itu tersimpan baterai hp.
Mendapati itu, petugas langsung menyita barang temuan dan mengintrogasi wanita itu yang diketahui istri Safrudin, tahanan kasus curanmor yang ditangkap sebulan lalu.
Menurut wanita itu, barang tersebut diminta suaminya agar mudah berkomunikasi dengannya. Sebab, di dalam tahanan, tidak bisa mencarger handphone miliknya.
“Biar bisa nelpon. Sekalian tiga biar tidak repot-repot ngirim terus,” ujar wanita penyelundup baterai saat diperiksa di Mapolsek Kalidoni Palembang, Selasa (14/7).
Dia mengaku baru pertama kali melakukan itu. Sementara ide memasukkan dalam bungkusan nasi, diajari suaminya karena petugas tidak terlalu mengawasi.
“Kata suami saya masukin aja ke kotak nasi, yang rapi biar tidak ketahuan,” ujarnya.
Kapolsek Kalidoni Palembang AKP Rachmat S Pakpahan mengatakan, pihaknya tetap melarang pengunjung memberikan apapun ke dalam sel tahanan, termasuk baterai hp.
“Istri tahanan itu tidak boleh lagi membesuk, cukup mengantarkan makanana saja. Karena ulahnya bisa berbahaya,” pungkasnya. (Erwan – Ward)








