MURATARA, Buanaindonesia.com- Belum jelasnya tapal batas Provinsi Sumsel dengan Provinsi Jambi, berdampak pada data pendudukan diperbatasan, memiliki indentitas ganda.
“Ada dua titik, dimana didua wilayah tersebut warga memiliki data kependudukan ganda. Artinya mareka warga Jambi juga warga Musi Rawas Utara, disana hanya dibatasi oleh jalan,”kata Kasi PMD Kecamatan Rawas Ulu Sutarmin, kepada wartawan, kamis (17/09/15).
Disana juga sambung Sutarmin, memiliki dua kepala desa. Nanti ketika pemilihan serentak. Jika Muratara pemilihan bupati disana (Jambi) melakukan pemilihan gubernur.”Nanti diseberang jalan TPS Jambi dan diseberang sana TPS Muratara. Uniknya pemilihnya yah, orang-orang itu juga,”ungkap Sutarmin.
Menurut dia, kejadian unik tersebut hanya terjadi didua titik itu saja. Dan untuk wilayah perbatasan lainnya tidak terjadi. Pihaknya sudah mengusul agar dibuat tapal batas namun belum direaliasi.
“Mareka yang bermungkin disana mayoritas berasal dari Desa Remban dan Surulangun. Kami sudah melakukan pendataan,”ucapnya.
Ditambahnya, karena tapal batas provinsi maka yang memiliki kewenangan yakni pemerintah provinsi.”Kami hanya pelaksana teknis, sudah beberapa kali dilakukan rapat di Palembang, namun belum ada realisasinya,”pungkasnya.








