Sabu yang Diselipkan IRT di BH Terjatuh di Depan Polisi

9.193 dibaca

PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Upaya Kiki (24) untuk menghindari penangkapan saat penggerebekan, gagal total. Pasalnya, saat berusaha menyelipkan sabu ke dalam pakaiannya, ibu rumah tangga (IRT) itu lupa tak memakai BH sehingga barang haram tersebut terjatuh persis di hadapan polisi.

IRT diringkus jadi kurir sabuPeristiwa itu terjadi saat polisi dari Mapolsek Ilir Timur I Palembang menggelar penggerebekan di rumah pelaku di Jalan P Antasari, Lorong Terusan Laut, RT 14, RW 4, Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, dua hari lalu.

Advertisement

Penggerebekan itu untuk mengembangkan keterangan tersangka pembeli sabu yang terlebih dahulu ditangkap, Rohmin (36). Dari tangan Rohmin ditemukan sabu setengah jie seharga Rp 500 ribu.

Saat masuk ke rumah tersangka Kiki, polisi sedang menghitung sejumlah paket sabu yang disimpan di dompet kecil di atas meja. Kaget kedatangan petugas, ibu dua anak ini spontan menyelipkan dompet tersebut ke bajunya atau di bagian dada dengan harapan tersangkut di BH.

Namun, upayanya gagal karena dompet berisi sabu itu terjatuh sesaat polisi akan menggeledahnya. Ternyata, beberapa jam sebelumnya, tersangka Kiki baru saja memberi ASI kepada anaknya sehingga lupa mengenakan BH.

“Lupa pak pakai BH, habis kasih ASI. Tadinya mau saya selipkan di sana (BH),” ungkap tersangka Kiki di Mapolsek Ilir Timur I Palembang, Rabu (14/10).

Begitu dibuka, dompet tersebut berisi 13 paket sabu senilai Rp 6 juta.  Tersangka Kiki mengakui barang itu milik seorang bandar berinisial YN (DPO). Dia hanya sebatas kurir yang diupah Rp 50 ribu setiap satu paket sabu yang terjual.

“Buat tambahan saja pak, lagi butuh uang juga,” kata dia.

Kapolsek Ilir Timur I Palembang AKP Zulkarnain mengungkapkan, kedua tersangka, Kiki dan Rohmin merupakan sindikat pengedar sabu di wilayah hukumnya yang sudah lama dicurigai. Kedua tersangka dijerat Pasal 112 dan Pasal 114 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kita buru pelaku lain yang diketahui pemilik barang. Dugaan kita ada dua orang lagi dalam kelompok ini,” pungkasnya. (Erwan – Ward)

Bagaimana Menurut Anda?