BATURAJA, OKU, Buanaindonesia.com – Sensus ekonomi di kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), mulai dikerjakan Mei mendatang selama satu bulan penuh. Tepatnya, sejak tanggal 1 Mei hingga 31 Mei.
Sedangkan untuk kesiapan petugas sensus, Rabu (24/2) Badan Pusat Statistic (BPS) membriffing sekaligus registrasi calon petugas sensus.
Kepala BPS OKU, Ir Joni Sardjono, dibincangi buanaindonesia.com menyebutkan, pelatihan petugas dimulai awal maret hingga akhir April.
“Jumlah petugasnya 349 orang,”ungkapnya saat dibincangi seusai memberikan briffing di Hotel Grand Kemuning kelurahan Sukajadi.
Masih katanya, 349 orang petugas sensus ekonomi terdiri dari terdiri 90 PML (pengawas pemeriksa lapangan) dan 259 PCL pencacah lapangan. Sensus ekonomi dilaksanakan BPS per sepuluh tahun sekali. Yang tujuannnya untuk mengumpulkan data-data terkait kepentingan untuk pengambilan kebijakan ekonomi. Entah itu dari pemda OKU maupun dari pusat. Atau bahkan bisa juga sebagai dasar untuk program pemerintah pusat memberikan bantuan usaha bagi warga.
“Target sensus ke seluruh unit usaha diluar sektor pertanian. Termasuk juga home industri dan penarik ojek,”jelasnya.
Tehknis sensus, dijelaskannya, petugas harus mendata setiap nama usaha di wilayah tugasnya. Selain itu, pendapatan dari usaha tersebut termasuk jumlah warga yang diperkerjakan.
Untuk itu, petugas sensus harus full satu bulan kerja penuh untuk mengumpulkan data. Apalagi untuk dua kecamatan di dalam kota, petugas harus mendata ke rumah warga. Karena geliat ekonominya berbeda dengan kecamatan lain.
“Untuk itulah petugas sensus yang latar belakangnya PNS atau karyawan tetap, harus meminta surat izin dari atasan,”tegasnya.
Dilakukannya sensus ekonomi per sepuluh tahun sekali, sebenarnya BPS kurang setuju. Mengingat ekonomi masyarakat yang fluktuasi. Idealnya menurut Joni, sensus ekonomi dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Namun, persoalan dana yang menjadi masalah.
“Dana bersumber dari pusat. Besaran dana yang harus dikeluarkan untuk sensus ekonomi, membuat BPS pusat melaksanakan per sepuluh tahun sekali,”pungkasnya.
Editor : Juan










