BANYUASIN, Buanaindonesia.com – Sebanyak 323 P3N se-Kabupaten Banyuasin menerima BPKB Kendaraan roda 2 hibah dari pemerintah provinsi Sumsel. Acara serah terima dilakukan Asisten II Pemerintah Kabupaten Banyu asin Rislani A Gafar DPLh. di Pekab Banyuasin Senin (30/6/16).
Bantuan kendaraan R 2 berupa motor jenis Honda Revo fit tahun 2014 silam ini merupakan hibah dari gubernur provinsi Sumsel Ir. H . Alex Noerddin melalui Forum Komunikasi Petugas Pembantu Pencatat Nikah (FK.P3N). kabupaten Banyuasin yang diketuai oleh Abdul Hakim SThI.
Rislani berharap dengan diberikannya kendaraan R2 untuk P3N dapat meningkatkan kinerja ditempat tugasnya masing-masing selagi masih ditugaskan oleh pemerintah. Sebab wacana yang berkembang, kedepan P3N ada pembagian zona dimana zona atau wilayah daratan P3N akan dihapuskan, sementara urusan pernikahan akan dilakukan oleh Kantor Urusan Agama (KUA).
“Dengan diberikannya surat BPKB Motor hibah dari Gubernur Ir H Alex Noerddin kami mengucapkan ribuan terimakasih. “Ucap Rislani
Asisten II Pemerintah Kabupaten Banyuasin.
Ditambahkannya, setelah pihaknya mendapatkan bantuan sepeda motor dari Pemprov, yang baru berupa BPKB. Pihaknya langsung membagikan semua bantuan tersebut kepada yang bersangkutan.
“Kami telah membagikan semua BPKB kendaraan R2 ini kepada seluruh P3N dengan harapan dapat digunakan sebaik-baiknya oleh mereka, jangan sampai disia-siakan”Ucapnya.
Sementara itu, Perwakilan P3N Seluruh Banyuasin M. Abdul Hakim SThI. mengatakan bantuan yang diberikan oleh pemerintah merupakan kewajiban mereka untuk memelihara dan menjaga.
“Dengan diserah terimakan 323 BPKB ke P3N maka kendaraan ini menjadi alat inventaris bagi kami insya allah kami akan menjaga dan merawatnya dengan sebaik-baiknya.”Ucapnya.
Ditambahkannya, dirinya mewakili rekan-rekan P3N lainnya saangat berterima kasih sekai atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah tersebut.
“Terima kasih atas bantuan yang pemerintah berikan kepada kami, semoga dengan bantuan ini semua kegiatan yang menyangkut keagamaan bisa berjalan lancar”Tukasnya.








