Pengrajin Batu Akik di Betung Banyuasi Kini Merugi Ratusan Ribu Perhari

10.394 dibaca

BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Sudah hampir dua bulan ini, Para pengrajin batu akik di kecamatan betung Banyuasin mengalami kerugian hingga ratusan ribu perhari. Ironisnya Mesin pembuat batu akikpun sudah dua kali berganti. 

“Ini akibat daerah kami selalu seringnya lampu mati, sudah hampir dua bulan terakhir ini, sehingga mesin tidak dapat digunakan untuk mengasah batu. Akibatnya tidak ada pemasukan” ucap Yadin (29) salah seorang pengrajin Batu Akik, di kelurahan Rimba Asam Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin.

Advertisement

Menurut yadin sebelum listrik mengalami pemadaman tetus penghasilan dari mengasah bati akik itu bisa mencapai Rp 200 ribu. Namun karna serngya mati lapu sehingga penghasilanya jadi merosot.

Selain itu mesin pengasah batu akikpun sudah dua kali ganti akibat terbakar.

“Sudah hampir 2 bulan kondisi PLN di sini tidak normal, entah apa penyebabnya kami warga merasa tidak nyama.” terangnya

Dilanjutkanya warga sudah berulang kali melapor ke keluhan pelanggan PLN namun tidak ada hasil sama sekali.

“Kami berharab pemerintah Banyuasin dan Wakil Rakyat dapat menindak tegas PLN Bayuasin” pungkasnya (Ar)

Bagaimana Menurut Anda?