Manfaatkan Peluang Untuk Berikan Pelayanan

12.124 dibaca

BUANASUMSEL.COM, MUSI RAWAS- Meskipun taget perealisasian program Keluarga Berencana (KB) untuk 2017, masih dalam pembahasan Rapat Kerja Keluarga Berencana (Raker KB) tingkat provinsi. Namun Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Mura meminta setiap Kepala Unit Pelaksana Kerja (KUPT) bisa melihat peluang dalam memberikan pelayanan.

“Memang untuk target masih dalam pembahasan raker, namun kita tetap bersinergis untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara merata. Sehingga ketika targetnya ditentukan, kita sudah ada hasil tingal meneruskannya saja,” Kata Kepala DPPKB Mura Jemain, melalui Kabid KB Irwansyah Jum’at (10/02/17).

Advertisement

Oleh karena  itu diharapkan kepada masing-masing KUPT KB di Kecamatan untuk lebih dalam melihat peluang untuk memberikan pelayanan.

“Memberikan pelayanan itu bukan hanya waktu diminta saja, namun harus jeli melihat peluang dalam memberikan pelayanan,” jelasnya.

Terlebih saat ini sambung ia, dimana Bupati dan Wakil bupati (wabup) Mura sedang gencarnya mengelontorkan kegiatan dalam mewujudkan Visi dan misinya yakni menuju Mura Sempurna

“Apalagi saat ini Bupati juga sedang gencarnya melaksanakan, baik dari Mura Sempurna Cerdas, Sehat, Religius dan lainnya. Jadi itu harus dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan untuk program KB ini,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala UPT KB Kecamatan Tugumulyo saat dikonfirmasi mengatakan, bertepatan dengan kegiatan Mura Sempurna Cerdas yang dilaksanakan di Desa F Trikoyo kemarin (Kamis, red), pihaknya melayani lebih dari 27 warga.

“Antusianya kemarin ya lumayan tinggi untuk warga yang melakukan pelayanan KB ini. Jadi kami memanfaatkan peluang, untuk memberikan pelayanan,” ujarnya.

Dari 27 warga tersebut didominasi dengan pengunaan implan yang mencapai jumlah 13 orang. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mendukung setiap kali ada momentum yang dilaksanakan oleh bupati, sehingga kedepan mempermudah masyarakat dalam menerima pelayanan.

 “Memang yang paling diminati yakni jenis implan yakni sebanyak 13 orang dalam jumlah itu. Selain kegiatan rutin, kami juga selalu memanfaatkan peluang yang ada. Apalagi saat ini, banyak program- program yang diadakan oleh bupati,” pungkasnya.

Bagaimana Menurut Anda?