BUANASUMSEL.COM, PALEMBANG – Banyaknya wajah Bakal Calon (Balon) yang bermunculan Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), ini membuat masyarakat harus benar-benar mengerti siapa yang harus dipilihnya. Seperti yang dikatakan Peneliti Senior LIPI serta Panelis Debat Kandidat ke 2 Pilgub DKI Jakarta 2017 Prof DR R Siti Zuhro MA yang hadir dalam acara Ulang Tahun Lintas Politika yang ke 7 di Hotel Daira Palemabang, Jum’at (10/2/2017), Pemimpin-pemimpin kedepan haruslah yang memang berkualitas, harus ada perbaikan-perbaikan pemimpin dan kualitas kepemimpinan. Leader dengan leadership harus dibedakan.
“Tentu dengan demokrasi itu peluang nya besar untuk munculnya pemimpin-pemimpin, tapi bukan sekedar muncul apalagi hanya muncul pemimpin karbitan pemimpin spontan yang tidak berkualitas,”tegasnya.
Dikatakannya, perbaikan pemimpin sangatlah penting, demokrasi memberika peluang besar kepada munculnya pemimpin-pemimpin yang berkarakter dan yang berkualitas. Partai politik itu berperan penting dalam rekrutmen kader dan promosi kader, sehingga kaderisasi dapat menjadi tiang pancang atau pondasi partai politik.
“Karena itu, kalau partai tidak mampu melakukan kaderisasi dan tidak mampu mempromosikan kader-kader handalnya untuk dipilih dalam pilkada, menurut saya ada yang salah dalam proses di internal partai politik, karena justru jantungnya demokrasi itu dari partai politik,”kata Siti Zuhro.
Siti Zuhro berharap, dengan demokrasi, itu dapat memberikan peluang utama kepada masyarakat dan tidak membedakan karena dia bermodal atau dia keturunan, tetapi yang dipersyaratkan adalah memang calon-calon atau kader-kader yang handal dan betul-betul berkualitas yang bisa mengikuti pemilu dan pilkada. “Jadi bukan sededar punya motivasi atau punya niatan untuk menjadi pemimpin tapi harus sungguh-sungguh mempunyai kriteria. Dan partai memiliki tanggung jawab penuh untuk mengusung dan mengusung itu harus penuh tanggung jawab,”harapnya.
Masih dikatakannya, untuk pembangunan demokrasi dan majunya indonesia tidak bisa ditentukan oleh Pemerintah Nasional saja, tetapi ditentukan juga oleh pemerintah daerah, antara lain oleh Sumatera Selatan dan kabupaten Kota yang ada di Sumatera Selatan.
“Kita berharap baik Pemprov Sumsel ataupun Kabupaten Kota yang ada di sumsel betul-betul menjadi daerah maju dengan otonomi daerah, daerah-daerah di Kabupaten Kota ini dan Provinsi ini sungguh-sungguh menjadi satu daerah yang mampu menciptakan claster-claster ekonomi baru, sehingga membangun ekonomi dari daerah sungguh-sungguh dapat menjadi kenyataan,”tambahnya.
Sementara itu Kms Khairul Mukhlis menjelaskan, pemimpin yang memang berkualitas sangat di perlukan. Tidak hanya di Sumsel ataupun Kabupaten Kota ini saja, di Provinsi lainnya yang ada di Indonesia semuanya sama.
“Untuk memajukan Indonesia, setiap Provinsi dan Daerah memang harus benar-benar bisa dalam memilih pemimpinnya, maka kita harus cerdas dalam memilih pemimpin,”pungkasnya.
(ECHA)








