Dua Sepupu Calon Lulusan MAN Kehilangan Motor Saat Terlelap, Penghuni Kos Mengaku Sudah Lebih 10 Kali Jadi Sasaran Maling

2.431 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG – Pagi itu seharusnya menjadi awal aktivitas seperti biasa bagi Miftahul dan sepupunya, Prananda. Dua pelajar kelas XII di salah satu Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Palembang itu baru terbangun dari tidur di kamar kos mereka di kawasan Jalan H. Romi M. Nur, Jakabaring, Jumat (17/7/2026).

Namun, langkah mereka terhenti di depan pintu kamar. Dua sepeda motor yang malam sebelumnya diparkir tepat di depan kos sudah tidak lagi berada di tempatnya.

Advertisement

Keduanya sempat mengira motor dipindahkan. Setelah dicari ke sekitar lokasi, kendaraan itu tak juga ditemukan. Yang tersisa hanya motor penghuni kos lainnya dan sebuah mobil yang masih terparkir rapi.

“Motor kami parkir sekitar pukul 22.30 WIB sebelum tidur. Pagi sekitar pukul 09.00 WIB saat hendak beraktivitas, ternyata sudah hilang,” ungkap Miftahul.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat. Dari penelusuran warga, ditemukan rekaman kamera CCTV milik rumah yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Dalam rekaman itu terlihat sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, tiga orang keluar melalui pintu pagar kos. Dua di antaranya masing-masing mengendarai sepeda motor yang diduga milik korban, sementara seorang lainnya diduga mengawal aksi tersebut.

Atas saran Ketua RT dan seorang anggota kepolisian, kedua korban segera melapor ke Polrestabes Palembang.

Miftahul kemudian menghubungi ayahnya, M. Amsori, yang berada di Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin. Amsori langsung berangkat ke Palembang sambil membawa dokumen kepemilikan kedua kendaraan yang hilang, yakni Yamaha RX-King milik Prananda dan Honda CRF milik Miftahul.

Sekitar pukul 14.30 WIB, laporan resmi dibuat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang dengan nomor STTLP/B/2405/VII/2026/SPKT/Polrestabes Palembang/Polda Sumsel.

Usai menerima laporan, polisi langsung memeriksa para pelapor, menerima bukti kepemilikan kendaraan serta rekaman CCTV, kemudian bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

M. Amsori mengapresiasi respons cepat yang diberikan jajaran Polrestabes Palembang. Ia berharap pelaku segera ditangkap dan kedua motor milik anaknya dapat ditemukan.

“Kami berterima kasih kepada Polrestabes Palembang yang langsung menindaklanjuti laporan ini. Harapan kami pelakunya segera tertangkap dan motor anak-anak bisa kembali,” ujarnya.

Seorang penghuni kos yang enggan disebutkan namanya mengaku, aksi pencurian kendaraan bermotor di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi. Bahkan, menurutnya, lebih dari 10 sepeda motor pernah hilang dari kawasan kos itu.

“Sudah sering kejadian di sini. Banyak penghuni akhirnya memilih pindah karena merasa tidak aman. Sudah beberapa kali juga dilaporkan ke polisi, tapi pelakunya belum pernah tertangkap,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, kasus dugaan pencurian dua sepeda motor tersebut masih dalam penyelidikan Satreskrim Polrestabes Palembang.

Bagaimana Menurut Anda?