
BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam meluncurkan Rumah Pintar Pemilu KPU Kota Pagaralam, diresmikan oleh Ida Fitriati, walikota Pagaralam, di kantor KPU Kota Pagaralam, Sumatera Selatan. Selasa (04/04/2017),
Acara ini dihadiri oleh ketua KPU Kota Pagaralam, Yenli Elmanoferi, Komisioner KPU Provinsi Sumsel, Liza Lizuarni, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Pagaralam, serta diikuti oleh Komisioner KPU Kabupaten/Kota di Sumsel, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Pagaralam, dan siswa SMA kota Pagaralam.
Dalam laporannya, Yenli Elmanoferi mengatakan, bahwa tujuan dibuatnya Rumah Pintar Pemilu (RPP) adalah untuk meningkatkan partisipasi, baik secara kualitas maupun secara kuantitas dari pelaksanaan pemilihan umum.
“Fungsi RPP adalah sebagai perpustakaan mini yang menyimpan dokumentasi dan aturan-aturan yang menyangkut tentang kepemiluan, serta sebagai museum bagi pelaksanaan pemilu,” kata Yenli.
Ia melanjutkan, “Sasaran utama pemanfaatan RPP ini adalah masyarakat secara umum dan seluruh segmen, khususnya pelajar dan mahasiswa.”
“Materi yang ditampilkan di RPP berupa sejarah pemilu, pemilu dan demokrasi, sistem pemilu, tahapan-tahapan pemilu, peserta-peserta pemilu, penyelenggara pemilu, dan hasil pemilu. Ditampilkan dalam bentuk tampilan data, tampilan diagram, dan lainnya,” katanya.
Sentara itu, Liza Lizuarni yang mewakili ketua KPU Provinsi Sumsel, dalam sambutannya mengatakan, “Ke depan, kita berharap demokrasi kita ini adalah demokrasi yang dewasa. Karena demokrasi kita saat ini baru sebatas demokrasi kebebasan mengeluarkan pendapat.”
“Demokrasi yang dewasa adalah demokrasi yang bisa menerima perbedaan pendapat serta menghormati perbedaan pendapat,” tegasnya.
Ida Fitriati dalam sambutannya yang sekaligus meresmikan Rumah Pintar Pemilu, mengatakan, bahwa hakekat RPP ini seperti laboratorium, perpustakaan, dan museum. Yang mana siapa saja, termasuk pemilih pemula bisa belajar banyak.
“Dengan adanya RPP ini, mudah-mudahan bisa membuka wacana masyarakat Pagaralam bahwa pemilu adalah tanggung jawab kita. Serta merupakan tanggung jawab kita untuk memilih yang terbaik,” harapnya.







