Masa Reses DPRD Sumsel Dapil III Serap Aspirasi Warga

16.212 dibaca

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel),  Daerah Pemilihan (Dapil)  III meliputi Dua Kabupaten Ogan Ilir (OI) dan Ogan Komering Ilir (OKI). Masa reses Tahap I Tahun 2017. Reses  Tahap I Tanggal 25–30 Maret 2017.

Reses dapat menciptakan komunikasi dua arah antara legislatif dengan konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala untuk bertemu dengan konstituennya secara rutin pada setiap masa reses. Reses kali ini bertujuan untuk  menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat didapilnya.

Advertisement

Tempat reses Tahap I Kecamatan Pangkalan Lampam, Jejawi, Tulung Selapan dan Pemulutan

Anggota DPRD Sumsel dari Dapil III, H. Surip Januarto, S.SI, MM, Partai Demokrat,  MA Gantada, SH, M.Hum, (PDI-P), HA Rozak Amin, SH, (Golkar),  Hj Riwi, SPd, (Gerindra),  H Ali Imron Bayin, SE, MSi, (Hanura), Ike Mayasari, SH, (PDI-P), Rusdi Tahar, SE, (PAN), Hardi Sopuan, SE, (PBB),  Drs H Elianuddin HB, NasDem,  Askweni, SPd, (PKS)  dan Drs Ramlan Holdan (PKB)

Koordinator Reses Dapil III, Surip Januarto selesai reses mengatakan banyak menerima masukan dari dapil untuk diperjuangkan.

“Banyak menerima keluhan masalah infrastruktur,”kata Surip Januarto

Disamping itu juga, untuk  masyarakat Inderalaya (OI), menginginkan kepada anggota DPRD Sumsel dapil III untuk membangkitkan kejayaan beras dan itik pegagan yang pernah jaya di masanya menjadi  Icon masyarakat

“Masyarakat minta bibit unggul,  serta pelatihan-pelatihan, permintaan itu akan kita perjuangkan,  bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan, untuk realisasikan tersebut,”ujarnya.

Selanjutnya di Pemulutan, warga minta penjelasan mengenai wacana perluasan wilayah Kota Palembang, yang akan mengambil sekitar 15 KM lahan OI.

Sedangkan untuk perluasan wilayah kota Palembang, rombongan dapil III menyerahkan masalah ini kepada daerah.

”Warga bisa menimbang baik buruknya, dan ambil keputusan yang paling sedikit mudoratnya,”ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Elianuddin HB reses sebagian besar warga mengeluhkan masalah infrastruktur jalan dan jembatan, baik itu jalan negara, provinsi dan kabupaten.

“Keluhannya banyak yang sama maslah jalan dan jembatan, baik jalan Kabupaten, (Simpang SP Padang ke Selapan rusak parah), provinsi (Palembang – Kayu Agung) banyak yang rusak, maupun jalan Negara,”kata Elianudin.

Dia menambahkan, “anggaran jalan cukup lumayan  besar, sekarang akan didata dulu, setelah itu bekerja sama dengan Dinas terkait untuk melakukan perbaikan,”ujarnya

Menurut Politisi NasDem, Rusaknya jalan berpengaruh pada aktivitas lain seperti di sektor pendidikan.

 “Murid dan guru sulit menuju ke sekolah selain itu, Masih ada sekolah yang  over kapasitas sehingga perlu dibangun sekolah baru,”pungkasnya (ADV)

 

Bagaimana Menurut Anda?