Podojoyo SKM MKes : “Masalah Gizi, Muba Cukup Baik”

14.481 dibaca
BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Gambaran prevalensi status gizi diperoleh dari hasil Riset Kesehatan yang menjadi salah satu dasar untuk menetapkan kebijakan berbasis bukti oleh Poltekes Palembang dari Kemenkes RI, Yang berhasil dipotret adalah prevalensi gizi kekurangan gizi pada anak usia di bawah lima tahun (Balita), ibu hamil, serta prevalensi pendek dan sangat pendek (stunting).
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Taufik Rusydi MKes melalui Kabid Kesmas Mgs Syarif Toyib SP SKM MM, Untuk mengawal upaya perbaikan gizi masyarakat, Alumni Poltekes Palembang  telah melaksanakan surveilans gizi berupa Pemantauan Status Gizi (PSG) dan PKG disetiap kecamatan dalam kabupaten Musi Banyuasin (Muba), hal ini bertujuan sebagai alat untuk monitoring dan evaluasi kegiatan serta dasar penentuan kebijakan dan perencanaan kegiatan berbasis bukti.
PSG sebagai upaya monitoring dan evaluasi keberhasilan progam perbaikan gizi guna memberikan petunjuk apakah program yang dijalankan sudah berdampak pada penurunan masalah gizi seperti yang diharapkan yaitu menurunkan prevalensi stunting, underweight dan wasting. Oleh karena itu menurut Syarif, PSG harus dijalankan setiap tahunnya.
Selain itu, Mgs Syarif Toyib juga berterimakasih kepada pihak Poltekes yang ikut membantu dalam pendataan tersebut, “Kami mengucapkan terimakasih atas bantuan dari semua pihak yang ikut melakukan kegiatan ini dan mohon maaf jika pada saat dilapangan terdapat kekurangan,” jelasnya, diruang rapat dinas kesehatan Sekayu, selasa (22/8/17).
Pada kesempatan itu, Podojoyo SKM MKes selaku suvervisor pendamping kegiatan, me ngatakan kabupaten Musi Banyuasin termasuk bagus dalam stunting, dirinya mengucapkan terimakasih atas suport dinas kesehatan Muba yang dimulai dari level terbawah yakni puskesmas, “Muba mendapat suport yang luar biasa,” ungkapnya menutup pembicaraan.

Sementara itu, menurut Widiawati (22) alumni Poltekes Palembang yang bertugas pemantauan dikecamatan Sungai Lilin saat dibincangi media ini mengatakan, kondisi di Kecamatan Sungai Lilin masih dalam keadaan normal. , “Sungai Lilin bagus, masalah gizi cukup baik, untuk stunting gak terlalu ekstrim-lah,” jelasnya.

Bagaimana Menurut Anda?