Dandim 0430 Banyuasin Kembangkan BIOS44

10.870 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Dandim 0430/Banyuasin Letkol Arh Alfian Amran bersama Danramil 430-03/Mariana Kapten Kav Suherman didampingi oleh Babinsa dan Kepala Desa Gelebak Dalam Hendri Sani. meninjau lahan sawah seluas 2.5 Ha di desa gelebak dalam. Senin (18/02/19) Untuk dijadikan Petak percontohan penggunaan BIOS 44. Didalam menanam padi.

Lahan seluas lebih kurang 2,5 Ha yang akan ditanami Padi. Terlebih dahulu ditaburi dengan mikro organisme BIOS 44 hasil temuan Team Korem 044/Gapo dibawah Pimpinan Kolonel Inf Kunto Arif Wibowo.

Advertisement

Dandim 0430/Banyuasin Letkol Arh Alfian Amran. menjelaskan bahwa BIOS 44
mampu menguraikan mikro organisme menjadi bahan pupuk, “Bios44 merupakan perpaduan beberapa mikro organisme yang disatukan, yang memiliki banyak manfaaat baik dibidang pertanian, perikanan dan bahkan bermanfaat dibidang peternakan namun tidak berbahaya bagi tumbuhan, hewan maupun manusia. Bios44 ini mampu memperkecil hingga menutupi rongga-rongga lahan gambut, sehingga lahan gambut tidak mudah terbakar”. Ucapnya.

Menurutnya, di Kab. Banyuasin memiliki lahan gambut sangat luas dan rentan sekali dengan kebakaran lahan hutan, maka Dandim 0430/Banyuasin merasa perlu mengajak masyarakat menggunakan dan memanfaatkan Tekhnologi Pertanian yang diciptakan oleh Team Korem 044/Gapo. “Bios 44 ini juga dapat dijadikan salah satu cara yang efektif mencegah dan mengantisipasi Karhutlah. digunakan Saat musim penghujan. Setelah disiramkan ke lahan gambut cairan Bios44 akan berkembang hingga menutupi rongga- rongga gambut, Bios44 akan lebih mudah berkembang jika kondisi gambut masih dipenuhi air.”Ucap, Dandim

Dandim 0430/Banyuasin juga menjelaskan alasan kenapa Bios44 sebaiknya ditaburkan pada saat ini (musim Penghujan), Karena Bios44 akan berproses dan terurai dengan baik dan sempurna, sehingga pada awal musim kemarau rongga-rongga tanah akan tertutup rapat, hal ini sangat efektif mencegah menjalarnya api kelahan yang lainnya sehingga tidak mudah terbakar katanya.

“Program Penyebaran Bios44 di lahan gambut di Sumatera Selatan merupakan upaya pencegahan kebakaran lahan, ide yang cemeralang ini digagas oleh mantan Komandan Korem 044/Gapo terdahulu Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo yang saat ini menjabat sebagai Danrem 032/WB padang dan Teamnya bersama Prof. Muhammad Tamim Pardede, kemudian terus dikembangkan baik didalam negeri maupun sampai ke beberapa negara juga telah menggunakan Bios44 ini. “Ujarnya.

Dkatakannya, Kolonel Arh Sonny Septiono Komandan Korem 044/Gapo saat ini, memerintahkan para Dandim di jajaran Korem 044/Gapo untuk Fokus melanjutkan Program yang digagas pendahulunya untuk mengembangkan Bios44 di Sumsel, sehingga dari sekarang mempersiapkan dan mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan/lahan pada musim Kemarau (diperkirakan antara Juni s.d September) dengan adanya persiapan dari saat ini, tentunya akan meringankan tugas kita saat musim kemarau, selain itu juga dapat membantu masyarakat petani meningkatkan hasil pertaniannya dengan biaya murah dan hasil melimpah,

“sudah berulang kali di uji cobakan bahwa dengan menggunakan Bios 44 petani dapat menghasikan padi lebih kurang 7000 Kg s.d 8000 Kg dan ditempat yang sama dengan menggunakan pupuk kimia hasil padi yang diperoleh petani 6500 Kg s.d 7000 Kg, begitupun dengan petani tambak ikan, dengan menaburkan Bios 44 air payau dan asin dapat menetralkan PH nya menjadi 7, sehingga ikan-ikan dapat berkembang dengan sehat dan cepat”. Tukasnya.

Bagaimana Menurut Anda?