Aliran Sungai Dusun Baru Dipenuhi Sampah, Lurah Pangkalan Balai Kecewa

20.638 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Lurah Pangkalan balai, Hoiri Nawawi, S Ag. M.Si. melakukan peninjauan aliran sungai yang berada di Dusun Baru, Kelurahan Pangkalan balai, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin Sumsel.

Diketahui, kondisi aliran sungai yang sudah dibangun dinding penahan oleh BPBD Kabupaten Banyuasin tersebut, kini mengalami pendangkalan, terlihat banyak sampah-sampah limbah rumah tangga mengapung di aliran sungai tersebut, serta tumbuhan sungai seperti rumput liar hidup bebas di aliran sungai tersebut.

Advertisement

“Kesadaran masyarakat yg belum, sadar buang sampah di sungai, bantaran sungai di buat pemungkiman bantaran menyempit.”Kata, Lurah Pangkalan balai, Hoiri Nawawi. S. Ag. M. Si. Ketika dibincangi, Jumat. 4/3/23.

Lanjut Hoiri, Sampah-sampah plastik dan sampah limbah rumah tangga, sungai menjadi penampung sampah rumah tangga,

“Entah kapan mereka bisa sadar dan mulai hidup bersih, mengerti kesehatan keamanan lingkungan, sebgaian besar berbuat mengorban seluruh masyarakat yang ada di sekitar, sebab dampak dari sampah ini cukup kompleks, seperti banjir, demam berdarah karena sampah menjadi sarang nyamuk, kemudian kebersihan air sehingga tidak layak untuk digunakan,” ujarnya.

Ditegaskan Hoiri Nawawi, mantan Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Pangkalan balai ini, Allah SWT berfirman zhoharol fasaduh filbahri walbhari bimakasabat aidinnas(sesungguhnya kerusakan di darat dan di laut karena ulah manusia itu sendiri) rasakan akibat dari perbuatan mereka.

“Banjir wabah penyakit, tanah longsor dll itu juga ulah manusia. mengutip lirik dari lagu Ebiet G Ade dalam lagunya : Alam tidak bersahabat lagi dengan kita, atau alam mulai bosan melihat tingkah kita.”tegasnya.

Sementara itu, Camat Banyuasin III Santo, S. Sos. M. Si. mengatakan apa yang dikatakan oleh Lurah Pangkalan balai saat meninjau aliran sungai dusun baru tersebut memang sudah tepat.

“Saya apresiasi apa yang dilakukan oleh Lurah Pangkalan balai, dan saya meminta masyarakat disekitar aliran sungai untuk memiliki kesadaran diri dalam menjaga lingkungan, menjaga bangunan yang telah di berikan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin, agar bangunan yang telah ada tetap awet hingga anak dan cucu kita nantinya,”Ucapnya.

Ditambahkannya, masyarakat harus memiliki kesadaran dalam menjaga lingkungan sebab bila lingkungan tidak dijaga, dibersihkan maka banyak akibat yang akan muncul.

“Masyarakat saya minta untuk sadar diri menjaga kebersihan lingkungan mereka, kalau bukan mereka sendiri lalu siapa, jangan sampai terjadi bencana, kalau sudah di bangun, di bersihkan oleh Pemerintah tetapi di biarkan saja, dikhawatirkan nantinya akan ada berbagai akibat yang datang, demam berdarah, banjir dan kumuh, “tegasnya.

Bagaimana Menurut Anda?