Unik! SKK Migas Sumbagsel Gelar Upacara HUT ke-80 RI di Laut Lepas Selat Berhala

6.494 dibaca

BUSNAINDONESIA.CO.ID PALEMBANGSuasana Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia pada Minggu (17/8/2025) terasa berbeda bagi insan hulu migas di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Tidak hanya di daratan, SKK Migas Perwakilan Sumbagsel juga mengibarkan Sang Saka Merah Putih di tengah laut, tepatnya di FSO 115 PetroChina Marine Terminal, Selat Berhala, Jambi.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Yunianto, memimpin langsung jalannya upacara di lepas pantai tersebut. Momen langka ini menjadikan SKK Migas Sumbagsel sebagai satu-satunya perwakilan di Indonesia yang melaksanakan peringatan kemerdekaan RI di laut terbuka. “Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan para pahlawan. Semangat itu yang harus kita bawa dalam perjuangan mencari cadangan migas untuk generasi mendatang,” tegas Yunianto dengan lantang di hadapan peserta upacara.

Advertisement

Selain di laut, SKK Migas Sumbagsel juga menggelar upacara di tiga lokasi darat secara serentak: Lapangan KKKS Sele Raya Belida Lembak (Muara Enim), Lapangan Medco E&P Rimau (Musi Banyuasin), serta Kantor Medco E&P Indonesia SSR (Palembang). Masing-masing dipimpin oleh jajaran manajemen SKK Migas sesuai wilayah operasinya.

Yunianto menekankan bahwa semangat kemerdekaan harus menjadi energi positif bagi seluruh pekerja hulu migas. “Apa yang kita lakukan hari ini adalah perjuangan. Kita mungkin tidak mengangkat senjata, tapi kita berjuang menghadapi tantangan eksplorasi, teknologi, hingga sosial di lapangan. Semangat inilah yang akan menjadi hadiah bagi anak cucu kita nanti,” ujarnya penuh semangat.

Ia juga mengingatkan pentingnya kebersamaan, kolaborasi, serta komitmen pada keselamatan kerja. “Kita harus tetap solid, saling bergandeng tangan, dan menjaga keselamatan. Dengan begitu, sektor migas bisa terus berkontribusi bagi energi nasional dan kemajuan daerah,” tambahnya.

Dengan keunikan upacara di laut lepas, perayaan kemerdekaan ke-80 RI kali ini bukan hanya menjadi simbol kebanggaan, tetapi juga bukti nyata bahwa insan hulu migas siap menjaga api perjuangan—dari darat hingga samudera.Banner Mova

Bagaimana Menurut Anda?